ScoopMahfud MD Siap Hadir Lagi di DPR Besok soal Polemik Rp 349...

Mahfud MD Siap Hadir Lagi di DPR Besok soal Polemik Rp 349 Triliun

Komisi III DPR RI akan kembali memanggil Menko Polhukam Mahfud MD pada Selasa (11/4).

Must read

Jakarta, Mambruks.com- Komisi III DPR RI akan kembali memanggil Menko Polhukam Mahfud MD pada Selasa (11/4). Pemanggilan itu dalam rangka kembali membahas polemik transaksi mencurigakan Rp 349 T.

Tidak hanya Mahfud MD, Komisi III juga memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani. Termasuk Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.

Mahfud MD memastikan dirinya beserta Sri Mulyani dan Ivan akan hadir dalam panggilan di Komisi III.

“Ya kami akan hadir besok,” kata Mahfud usai konferensi pers di PPATK, Jakarta, Senin (10/4).

Sementara Sri Mulyani dan Ivan tidak memberikan tanggapan. Mereka hanya tersenyum ketika ditanya awak media.

Baca juga: Mahfud MD Tak Setuju ‘Bubarkan DPR’: Lebih Baik Punya Meskipun Jelek

Mahfud MD Diminta Tegas Bantu Ungkap Kasus Tambang Ilegal di Kaltim - Jawa  Pos

Komisi III DPR akan kembali menggelar rapat dengan Menko Polhukam Mahfud MD, Menkeu Sri Mulyani, hingga Kepala PPATK Ivan Selasa (11/4) besok. DPR dan pemerintah akan kembali membahas polemik laporan mencurigakan Rp 349 triliun.

“Besok insyaallah, siang,” kata Anggota Komisi III Arsul Sani.

Ketiganya diundang sebagai Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Komite TPPU) yang dipimpin Mahfud MD.

Dalam rapat sebelumnya dengan Mahfud MD dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, pembahasan polemik Rp 359 triliun belum tuntas. Komisi III mencecar soal beda data antara Mahfud dengan Sri Mulyani soal pegawai Kemenkeu yang terlibat dalam transaksi Rp 349 triliun.

Data Mahfud angkanya Rp 35 triliun namun Sri Mulyani menyebut Rp 3,3 triliun. Namun, belakangan Mahfud menjelaskan datanya sama hanya Sri Mulyani mencuplik sebagian saja.

Komisi III kemudian mengundang Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Yenti Garnasih, pada Kamis (6/4) lalu untuk meminta pandangan. Yenti mengaku heran mengapa Menkeu Sri Mulyani tak tahu ada laporan hasil analisa (LHA) PPATK yang diberikan kepada anak buahnya terkait polemik tersebut.

Baca Juga  Lukas Enembe Pimpin Demokrat Papua : Saya Ambil Alih Untuk Kita Menang

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest