HeadlinesPDIP Sebut Acara Relawan di GBK Merendahkan Presiden Jokowi

PDIP Sebut Acara Relawan di GBK Merendahkan Presiden Jokowi

Must read

Jakarta, Mambruks.com-Politikus PDIP Deddy Yevri Sitorus, menyesalkan acara acara Nusantara Bersatu yang diadakan oleh sekelompok elite yang menggunakan nama Presiden Jokowi di Stadion Utama GBK, Sabtu (26/11). Menurutnya, acara tersebut tidak tepat momentum, berbiaya tinggi, dan hanya merendahkan kepemimpinan Presiden Jokowi yang belum lama dipuji dunia karena keberhasilannya menjadi Presidensi G20.

Deddy menilai, kegiatan itu telah menurunkan martabat Presiden Jokowi hanya menjadi pemimpin relawan, dan itupun relawan yang haus kekuasaan.

“Kalau mengaku relawan sejati, harusnya turun ke bawah membantu rakyat, termasuk menangani dampak bencana gempa Cianjur, bukan malah menabrak aturan menggunakan Stadion Utama GBK yang seharusnya terlarang sebagaimana disampaikan oleh Menpora,” ujar Deddy dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (27/11).

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Capres Tak Main Isu Agama di Pilpres 2024

“Saat ini bangsa Indonesia masih berduka karena gempa Cianjur, banyak orang yang masih berada dipengungsian dan belum semua korban ditemukan, masa para elit relawan haus kekuasaan itu lebih asyik bicara Pemilu hingga lupa tanggung jawab sejati sebagai relawan,” sambungnya.

Selain itu, GBK juga seharusnya tidak boleh dipergunakan untuk perhelatan seperti itu. “Kan ada larangan dari Menpora untuk pemakaian GBK hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023,” tegas anggota Komisi IV DPR itu.

Maka itu, baginya, para inisiator kegiatan ini telah menjebak Pak Jokowi, mereka tahu Presiden tidak mungkin bisa mengelak jika relawannya memanggil. “Saya yakin Pak Jokowi terpaksa datang ke acara itu, bukan kemauan beliau,” ucap Deddy.

Baca Juga: Jamuan Makan Malam KTT G20, Jokowi-Iriana Kenakan Baju Adat Bali

Untuk itu, Deddy meminta Menteri BUMN untuk mengevaluasi dua orang inisiator kegiatan tersebut yang saat ini menduduki jabatan Komisaris di PLN dan anak perusahaan PGN.

Baca Juga  Prosil KSAL Yudo Margono, Calon Panglima TNI Pilihan Presiden Jokowi

Kedua orang tersebut telah menjatuhkan marwah dan martabat Presiden, harus ada sikap tegas dari Menteri BUMN, kata Deddy.

“Saya akan mempertanyakan hal ini dalam rapat resmi di Komisi 6 DPR RI, tidak boleh dibiarkan,” tandasnya.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest