JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua lagi serius banget dorong sektor pertanian, bro! πΎπ₯ Salah satu langkah besarnya sekarang adalah mempercepat program cetak sawah baru seluas 100 hektare di Kabupaten Waropen.
Program ini digarap buat memperkuat ketahanan pangan di Papua sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah. Soalnya selama ini banyak kebutuhan pangan Papua masih didatangkan dari luar pulau.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua, Semuel Siriwa, bilang proses percepatan cetak sawah dilakukan di Kampung Uri, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen. Pemerintah optimistis kawasan itu punya potensi besar buat dikembangkan jadi sentra pertanian baru. π±β¨
Menurut Semuel, program ini bukan cuma soal membuka lahan baru, tapi juga bagian dari strategi besar pemerintah untuk membangun kemandirian pangan masyarakat Papua. Dengan adanya sawah baru, diharapkan produksi beras lokal bisa meningkat dan harga pangan jadi lebih stabil. π₯
Pemerintah juga menggandeng berbagai pihak dalam pengerjaan program tersebut, termasuk kelompok tani dan pemerintah daerah setempat. Nantinya masyarakat lokal diharapkan ikut terlibat langsung dalam pengelolaan lahan pertanian supaya manfaat ekonominya benar-benar dirasakan warga sekitar. πͺπΎ
Selain meningkatkan produksi pangan, program cetak sawah ini juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Waropen, khususnya anak-anak muda yang ingin terjun ke sektor pertanian modern. πβ¨
Pemprov Papua berharap kalau proyek ini berhasil, Waropen bisa berkembang jadi salah satu daerah penyangga pangan penting di Papua dan membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat secara mandiri di masa depan. π₯π





