JAYAPURA – Kerusuhan usai pertandingan Persipura Jayapura lawan Adhyaksa FC ternyata masih berbuntut panjang, bro! 🔥⚽ Polisi sekarang resmi menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam kasus rusuh yang pecah di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua.
Kericuhan itu terjadi setelah Persipura kalah tipis 0-1 dari Adhyaksa FC pada laga play-off promosi Liga 2 yang digelar Jumat malam, 8 Mei 2026. Kekalahan itu bikin suasana stadion langsung panas. Sejumlah oknum suporter diduga ngamuk dan melakukan aksi perusakan di sekitar stadion.
Awalnya polisi mengamankan 14 orang untuk diperiksa intensif. Tapi setelah penyelidikan berkembang dan polisi mengumpulkan bukti tambahan, jumlah tersangka akhirnya bertambah jadi 15 orang.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito bilang para tersangka diduga terlibat dalam berbagai aksi chaos, mulai dari pelemparan ke petugas, pengeroyokan, pembakaran kendaraan, sampai penjarahan.
Kerusuhan malam itu memang bikin kondisi sekitar Stadion Lukas Enembe rusak parah. Data polisi mencatat ada belasan bangunan dan puluhan kendaraan yang dirusak bahkan dibakar massa. Nggak cuma itu, sembilan orang juga dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Polisi juga menyita sekitar 35 sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aksi kerusuhan. Masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan diminta datang ke Polres Jayapura sambil membawa surat-surat kendaraan untuk proses pengecekan.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua ikut turun tangan soal kerusakan fasilitas stadion. Gubernur Papua Matius Fakhiri memastikan pemerintah bakal membantu menanggung biaya perbaikan fasilitas Stadion Lukas Enembe yang rusak akibat kericuhan tersebut.
Kegagalan Persipura promosi ke Liga 1 memang jadi pukulan berat buat banyak pendukung Mutiara Hitam. Soalnya klub kebanggaan Papua itu tinggal selangkah lagi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sebelum akhirnya dikalahkan Adhyaksa FC di laga penentuan.
Meski situasi sempat mencekam, aparat memastikan kondisi di Kabupaten Jayapura sekarang mulai kondusif dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. 🙏





