Papua Tengah – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengambil langkah serius dalam menyiapkan generasi muda menghadapi seleksi sekolah kedinasan.
Sebanyak 250 calon peserta difasilitasi untuk mengikuti program bimbingan belajar (bimbel) sebelum menghadapi tahapan tes resmi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan dan peluang kelulusan peserta dari Papua Tengah.
Kepala BKPSDM Papua Tengah menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi putra-putri asli Papua agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Tidak hanya sekadar membuka akses, BKPSDM juga memberikan pembinaan intensif melalui bimbel. Materi yang diberikan disesuaikan dengan pola seleksi sekolah kedinasan, seperti tes wawasan kebangsaan, intelegensia umum, dan karakteristik pribadi.
Langkah ini dinilai penting mengingat persaingan masuk sekolah kedinasan sangat ketat. Dengan adanya pembekalan sejak awal, peserta diharapkan lebih siap menghadapi seleksi yang dikenal kompetitif.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari kebijakan afirmatif pemerintah daerah dalam meningkatkan jumlah aparatur sipil negara (ASN) dari Papua Tengah di masa depan.
BKPSDM Papua Tengah juga terus melakukan sosialisasi ke berbagai kabupaten untuk menjaring lebih banyak peserta potensial, sekaligus memastikan kesempatan ini dapat diakses secara merata oleh masyarakat.
Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda Papua Tengah yang berhasil menembus sekolah kedinasan dan kembali mengabdi untuk daerah.





