HeadlinesKPK Harus Pecat dan Pidanakan otak komplotan pegawai yang terlibat Pungli Rutan...

KPK Harus Pecat dan Pidanakan otak komplotan pegawai yang terlibat Pungli Rutan KPK

Must read

Jakarta, Mambruks.Com-Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap mengaku terkejut dengan adanya 93 pegawai KPK yang terlibat dalam kasus pungli di Rutan KPK dan akan disidang etik. Menurut Yudi jumlah ini sangat banyak dan menjadi komplotan yang merusak integritas, sistem dan kebersihan KPK dari Korupsi. Perbuatan sebagian diantara mereka terlibat pungli dengan menerima uang dari tahanan tentu juga mengganggu penindakan yang dilakukan oleh KPK dalam menangani kasus korupsi.

“Ini shok banget. Kami dorong agar Dewas dan KPK harus tegas dan jernih memilah, pecat semua yang menjadi otak dalam kasus pungli ini. Kemudian pidanakan juga yang terlibat aktif dalam pungli tersebut mulai dari aktor intelektualnya, yang membantu, turut serta serta ikut menikmati uang pungli secara sadar tanpa paksaan,” kata Yudi, Jumat (12/1).

Kata dia pungli merupakan bentuk suap dan gratifikasi yang seharusnya pegawai KPK memberantas hal tersebut di Indonesia bukan malah terlibat kasus korupsi. KPK harus zero tollerance tidak ada ampun karena lebih baik memotong komplotan ini daripada menjalar ke pegawai KPK yang lain sekaligus sebagai efek jera agar tidak terulang lagi.

Menurut dia kejadian ini menunjukan bahwa benar teori ikan busuk dari kepala, setelah sebelumnya ketua KPK 2019-2023 Firli Bahuri juga terbukti melanggar etik berat dan menjadi tersangka kasus korupsi terkait kementerian pertanian, kini 93 pegawainya diseret ke sidang etik juga. “Tentu ironis sekali apa yang terjadi di tubuh KPK ini. Sementara kita tahu kasus kasus internal KPK lainnya masih berproses misalnya kasus dugaan korupsi terkait perjalanan dinas fiktif yang dilakukan seorang pegawai KPK dan kini juga masih bergulir pemeriksaan dewas terkait 2 pimpinan KPK yang dilaporkan diduga melanggar etik yaitu Alexander Marwata dan Nurul Gufron,” sambungnya.

Baca Juga  Gelar Seminar Nasional, Philip Gobang: Frans Seda Inspirator Kaum Muda

Menurut Yudi ini merupakan momentum KPK untuk bersih bersih dari segala tindakan pegawai maupun pimpinannya yang bukan saja melanggar etik tetapi juga melakukan perbuatan pidana, sehingga bisa bersih bersih dan memperbaiki sistem antikorupsi ditubuhnya sendiri.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest