ScoopPembangunan Jalan Kemiri Depapre Segera Dikerjakan

Pembangunan Jalan Kemiri Depapre Segera Dikerjakan

Must read

Sentani, Mambruks.com – Kepala Distrik Sentani Barat, Yance Samonsabra mengatakan proses pembangunan jalan Kemiri Depapre dikerjakan tanpa ada uang permisi bagi masyarakat pemilik hak ulayat.

Penegasan ini disampaikan Yance Samonsabra di Kantor Bupati, Gunung Merah, Sentani, Rabu (1/3).

“Itu hasil pertemuan seluruh dewan adat suku moi dan tepra pada 24 februari lalu, tetapi surat dukungan juga sudah dibuat untuk proses percepatan pembangunan jalan Kemiri Depapre,” jelasnya.

Dikatakan, ada dua tim yang terbentuk di Sentani Barat, ada tim 9 dan ada tim 13. Dua tim ini sudah dileburkan dan semua sepakat untuk mendukung proses pekerjaan jalan Kemiri Depapre dikerjakan.

Selain itu, kata Yance, Pihak ketiga yang telah ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan pembangunan juga menyampaikan bahwa proses pekerjaan akan berjalan apabila tidak ada masalah ditingkat bawah atau ditengah masyarakat.

“Tidak ada uang permisi, hari ini kita ketemu penjabat bupati untuk melaporkan seluruh hasil kesepakatan bersama. Baik dari rapat dewan adat suku maupun pihak perusahaan. Dan semua masyarakat sudah siap untuk mendukung proses pekerjaan jalan tersebut,” jelasnya.

Samonsabra menambahkan bahwa, hasil pendataan Kampung yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu, baru selesai pada dua Kampung dan akan dilanjutkan ketika proses pembangunan jalan dilaksanakan.

“Jadi, yang dilihat ketika proses pelebaran jalan sebesar 7 meter untuk jalur kiri dan 7 meter untuk jalur kanan. Dalam proses pengerjaannya nanti kami akan melihat apakah ada bangunan atau hal lainnya milik masyarakat yang terdampak akan kita data, selanjutnya kita akan lihat proses pembongkaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan,” ucapnya.
Dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat di wilayah pembangunan, untuk tetap tenang dan bersatu sambil menunggu seluruh proses yang akan dikerjakan. Hal ini menjadi impian dan cita-cita kita bersama agar proses pembangunan yang berkelanjutan dapat terlaksana di kemudian hari dengan baik dan itu semua untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Kampung Adat Tetap Berjalan Sesuai Aturan yang Ditetapkan

“Selama ini hanya terkendala dengan ruas jalan, puluhan tahun kita menginginkan ruas jalan yang baik, agar hasil-hasil produksi bisa dibawah keluar untuk peningkatan ekonomi. Anak-anak bisa lancar ke sekolah, proses penanganan medis dengan pasien bisa berjalan dengan baik. Terlebih dari itu, ada hal-hal baru yang bisa kita ketahui melalui orang lain yang datang dan berkunjung ke wilayah kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPR Kabupaten Jayapura, Nelson Sorontouw menyampaikan banyak terimakasih kepada masyarakat yang terus berjuang serta mendukung penuh proses pembangunan jalan Kemiri Depapre sejak awal hingga saat ini.

“Tidak mudah memang dalam proses negoisasi antara pemerintah daerah dan pusat, tarik ulur pekerjaan hingga ada yang menjadi korban korupsi. Dan masyarakat tetap berada pada pendiriannya untuk kehadiran infrastruktur jalan yang baik sebagai sarana transportasi dari kampung ke kota dan sebaliknya,” pungkasnya.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest