ScatteringFOMO Syndrome: Gejala dan Cara Mengatasinya

FOMO Syndrome: Gejala dan Cara Mengatasinya

FOMO (Fear of Missing Out) sendiri sering dirasakan oleh banyak orang, terutama mereka yang aktif di media sosial.

Must read

Jakarta, Mambruks.com- FOMO Syndrome atau sindrom rasa takut ketinggalan adalah kecenderungan seseorang untuk merasakan rasa takut atau cemas karena merasa tidak mengikuti tren atau kegiatan tertentu. FOMO (Fear of Missing Out) sendiri sering dirasakan oleh banyak orang, terutama mereka yang aktif di media sosial.

Namun, jika dibiarkan terus-menerus, FOMO dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang parah. Berikut beberapa gejala dan cara mengatasi FOMO Syndrome.

Baca juga: Tips Meningkatkan Self Acceptance, Yuk Cintai Diri Sendiri!

Gejala FOMO Syndrome

Free Businesswoman in White Shirt Using Her Tablet Computer Stock Photo

  1. Merasa cemas ketika tidak bisa mengikuti kegiatan atau peristiwa tertentu yang dianggap penting oleh orang lain.
  2. Terus-menerus memeriksa media sosial untuk melihat apa yang dilakukan orang lain atau kegiatan apa yang sedang berlangsung.
  3. Tidak bisa menikmati kegiatan atau acara yang sedang dihadiri karena sibuk memikirkan kegiatan lain yang sedang berlangsung.
  4. Kesulitan dalam memilih kegiatan karena takut ketinggalan kegiatan lain yang sedang berlangsung.
  5. Sering merasa kecewa atau frustasi ketika tidak bisa mengikuti kegiatan yang dianggap penting.

Cara mengatasi FOMO Syndrome

Free Close-Up Shot of a Woman Meditating Stock Photo

1. Fokus pada diri sendiri
Ingatlah bahwa hidup Anda adalah milik Anda sendiri, tidak perlu resah dengan kegiatan yang sedang dilakukan oleh orang lain. Coba hindari membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain.

2. Batasi waktu bersosialisasi online
Jangan terlalu sibuk dengan media sosial, cobalah untuk membatasi waktu yang dihabiskan bersosialisasi online. Fokuslah pada kegiatan yang dapat membuat Anda produktif.

3. Buat jadwal prioritas
Penting untuk membuat jadwal prioritas ketika memiliki beberapa kegiatan yang menyenangkan atau penting. Hal ini akan membantu Anda untuk membuang rasa cemas karena takut ketinggalan kegiatan lain.

4. Latih pikiran positif
Coba ubah pikiran negatif menjadi positif dengan fokus pada hal-hal yang dapat membuat Anda bahagia dan puas.

Baca Juga  6 Pintu Darurat Stadion Rusak, Hanya Terbuka 2 saat Tragedi Kanjuruhan

5. Coba kegiatan baru
Jika Anda kesulitan menemukan kegiatan yang dapat menarik minat Anda atau membuat Anda merasa mengikuti perkembangan zaman, cobalah untuk mengikuti atau belajar kegiatan-kegiatan baru.

FOMO Syndrome bisa menyebabkan stres dan kecemasan yang tidak perlu. Jangan terlalu khawatir tentang apa yang sedang terjadi pada orang lain dan fokuslah pada memperbaiki hidup Anda sendiri. Cobalah untuk membuang rasa cemas dan nikmati hidup Anda dengan sepenuhnya.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest