JAYAPURA – Persaingan menuju tiket promosi ke Super League makin panas, dan Persipura Jayapura jadi salah satu tim yang lagi serius banget ngejar target itu.
Saat ini, posisi Persipura masih aman di papan atas, tapi belum sepenuhnya nyaman. Mereka cuma terpaut sekitar tiga poin dari pemuncak klasemen, dan di sisi lain juga masih dibayangi ketat oleh tim-tim pesaing di bawahnya.
Artinya? Satu laga saja bisa langsung mengubah segalanya.
Persipura sendiri baru saja menunjukkan taringnya setelah menang penting atas Deltras Sidoarjo. Kemenangan itu bikin mereka kembali naik ke posisi dua besar dan menjaga peluang promosi tetap terbuka lebar.
Tapi jalan ke Super League jelas nggak gampang.
Kompetisi sekarang sudah masuk fase krusial. Setiap tim di papan atas lagi “kejar-kejaran poin” tanpa ampun. Bahkan, skenario klasemen bisa berubah sampai pekan terakhir musim nanti.
Secara hitung-hitungan, peluang Persipura masih sangat terbuka. Bahkan bisa dibilang, nasib mereka masih ada di tangan sendiri — selama mampu konsisten menang di sisa pertandingan.
Salah satu kunci utama ada di lini permainan. Pelatih Rahmad Darmawan menilai timnya mulai menunjukkan progres, tapi masih perlu perbaikan terutama dalam koordinasi antar lini agar lebih solid saat menyerang dan bertahan.
Dari sisi pemain, optimisme juga tetap tinggi. Mereka sadar setiap pertandingan sekarang ibarat final, jadi fokus dan konsentrasi jadi harga mati.
Selain itu, dukungan suporter Papua juga jadi faktor penting. Semangat dari fans disebut bisa jadi “bahan bakar tambahan” buat tim dalam menghadapi tekanan di sisa musim.
Di tengah persaingan ketat ini, Persipura bukan cuma harus menang — tapi juga harus lebih stabil dibanding rivalnya.
Peluang Persipura untuk promosi ke Super League masih terbuka lebar, tapi nggak ada ruang untuk kesalahan. Sisa pertandingan bakal jadi penentu segalanya—apakah Mutiara Hitam kembali ke kasta tertinggi, atau harus menunda mimpi lagi.





