JAYAPURA – Nasib Persipura Jayapura makin bikin nyesek, bro. Baru aja gagal promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, sekarang Mutiara Hitam malah terancam kena hukuman berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Ancaman sanksi ini muncul setelah kerusuhan besar pecah usai laga playoff antara Persipura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jayapura. Situasi yang awalnya cuma penuh kekecewaan berubah jadi chaos setelah sejumlah suporter masuk ke lapangan dan bikin kericuhan.
Dalam insiden itu, beberapa fasilitas stadion dilaporkan rusak. Nggak cuma itu, ada aksi pelemparan botol ke arah pemain tim tamu sampai pembakaran kendaraan di area luar stadion yang bikin suasana makin mencekam.
Menurut aturan disiplin PSSI, aksi seperti invasi lapangan, perusakan fasilitas, sampai kerusuhan massal bisa berujung sanksi berat buat klub. Persipura disebut berpotensi kena denda besar, larangan pertandingan dengan penonton, bahkan hukuman lain dari Komdis PSSI.
Kerusuhan sendiri terjadi sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Kekalahan 0-1 dari Adhyaksa FC membuat mimpi Persipura balik ke liga tertinggi kembali pupus untuk ketiga kalinya secara beruntun lewat jalur playoff.
Banyak fans di media sosial mengaku sedih sekaligus kecewa berat. Soalnya, Persipura selama ini dianggap bukan sekadar klub bola biasa, tapi simbol kebanggaan masyarakat Papua yang punya sejarah besar di sepak bola Indonesia.





