spot_img
spot_img
ScoopWali Kota Jayapura Sudah 2 Kali Tegur ASN, Ketua KNPI: Ini Bukan...

Wali Kota Jayapura Sudah 2 Kali Tegur ASN, Ketua KNPI: Ini Bukan Lagi Masalah Sepele!

Ketua KNPI Kota Jayapura menyoroti minimnya kehadiran ASN dan pimpinan OPD dalam kegiatan HUT RI setelah dua kali disorot Wali Kota Abisai Rollo.

Must read

JAYAPURA – Ketua KNPI Kota Jayapura, Bartolomeus Taniauw atau yang akrab disapa Barto, angkat bicara soal minimnya kehadiran sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam berbagai kegiatan Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Menurut Barto, kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena kegiatan kemerdekaan yang digelar Pemerintah Kota Jayapura seharusnya menjadi momentum bagi seluruh aparatur untuk ikut mengambil bagian.

Sorotan ini semakin serius karena Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, sebelumnya sudah menyampaikan teguran secara terbuka terkait rendahnya kehadiran ASN dalam sejumlah agenda pemerintah.

Barto mengatakan, teguran tersebut bahkan bukan baru sekali disampaikan. Wali Kota sudah dua kali menyoroti persoalan yang sama melalui media.

“Ini satu hal yang seharusnya tidak perlu terjadi. Apalagi statement Wali Kota Jayapura terkait hal ini bukan hanya sekali, tetapi sudah dua kali disampaikan di media. Artinya, persoalan yang sama masih terjadi,” ujar Barto, Kamis (13/8/2026).

Ia menilai kondisi ini menunjukkan masih ada ASN maupun pimpinan OPD yang belum sepenuhnya menjalankan arahan pimpinan.

Padahal, sebagai bagian dari pemerintahan, ASN dan pimpinan OPD semestinya bisa menjadi contoh bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung agenda Pemerintah Kota Jayapura.

Apalagi kegiatan yang dimaksud merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang tentunya memiliki nilai penting bagi seluruh masyarakat.

Jangan Sampai Hanya di Luar yang Terlihat

Barto mengingatkan, persoalan kehadiran ASN jangan dianggap sebagai masalah sepele.

Menurutnya, jika arahan pimpinan dalam kegiatan pemerintahan saja tidak dijalankan dengan baik, maka hal itu bisa menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan arahan lain yang berkaitan dengan program dan visi-misi kepala daerah.

“Jangan sampai apa yang terlihat di luar ini juga terjadi di dalam ruang kerja. Kalau arahan pimpinan dalam kegiatan saja tidak dijalankan dengan baik, tentu menjadi pertanyaan bagaimana dengan arahan-arahan terkait program dan visi misi Wali Kota,” tegasnya.

Karena itu, Barto berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh ASN dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.

Ia meminta aparatur lebih disiplin dan memiliki kesadaran untuk terlibat dalam setiap agenda pemerintah, terutama kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan daerah.

ASN Diminta Punya Kesadaran Sendiri

Barto juga mengingatkan bahwa ASN merupakan bagian dari aparatur negara yang telah mendapatkan hak serta berbagai fasilitas dari negara.

Karena itu, menurutnya, sudah seharusnya ada kesadaran dari setiap ASN untuk mengambil bagian dalam kegiatan pemerintahan tanpa harus selalu menunggu perintah.

“Sebagai ASN yang sudah banyak diberikan oleh negara, seharusnya memiliki kesadaran sendiri untuk hadir dan terlibat dalam kegiatan seperti rangkaian HUT RI. Tidak harus selalu diperintah,” tutup Barto.

Sorotan Ketua KNPI Kota Jayapura ini sekaligus menjadi pengingat bagi ASN dan pimpinan OPD agar lebih kompak dalam mendukung agenda Pemerintah Kota Jayapura, terlebih menjelang puncak perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia pada Agustus 2026.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular