TEBA – Mengakhiri kunjungan kerjanya di Kabupaten Mamberamo Raya, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyempatkan diri meninjau Dermaga Teba di Kampung Warembori, Distrik Mamberamo Hilir. Kedatangan gubernur langsung disambut hangat warga, tokoh adat, tokoh agama, sampai pemerintah kampung setempat.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial biasa. Pemerintah Provinsi Papua lagi serius mau membuka keterisolasian Mamberamo Raya yang selama ini masih terkendala akses transportasi dan infrastruktur dasar.
Dalam kunjungannya, Fakhiri menegaskan kalau pembangunan jalan, transportasi laut murah, sampai peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan bakal jadi prioritas utama pemerintah ke depan. Menurutnya, masyarakat di daerah terpencil juga berhak mendapat akses pembangunan yang sama seperti daerah lain.
Dermaga Teba sendiri dianggap punya peran penting sebagai pintu masuk transportasi laut di Mamberamo Raya. Karena kondisi geografis wilayah yang masih sulit dijangkau lewat jalur darat, akses laut jadi andalan utama masyarakat untuk mobilitas barang maupun penumpang.
Gubernur juga mengakui kalau kondisi anggaran daerah saat ini memang sedang berat akibat efisiensi nasional. Tapi meski begitu, ia memastikan komitmen membuka isolasi wilayah Papua tetap jadi fokus pemerintah provinsi.
Banyak warga berharap kunjungan ini bukan cuma sekadar datang dan lihat-lihat, tapi benar-benar jadi awal perubahan nyata buat Mamberamo Raya. Karena bagi masyarakat di sana, akses transportasi yang lebih baik bisa jadi kunci buat ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang lebih maju.





