spot_img
spot_img
Headlines132 Tahun Misi Katolik di Papua Dirayakan Meriah di Fakfak, Sekolah YPPK...

132 Tahun Misi Katolik di Papua Dirayakan Meriah di Fakfak, Sekolah YPPK Sampai Libur Dua Hari!

Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua dipusatkan di Kabupaten Fakfak pada 22 Mei 2026. YPPK Fakfak meliburkan sekolah selama dua hari agar siswa dan guru ikut terlibat dalam rangkaian kegiatan rohani.

Must read

FAKFAK — Suasana di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, lagi penuh nuansa rohani dan kebersamaan. Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang dipusatkan di Fakfak pada Jumat, 22 Mei 2026, bikin ribuan umat Katolik ikut larut dalam rangkaian kegiatan besar yang berlangsung selama beberapa hari.

Saking spesialnya momen ini, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Fakfak sampai meliburkan kegiatan belajar mengajar selama dua hari, tepatnya pada 22–23 Mei 2026. Kebijakan itu berlaku supaya para siswa, guru, dan tenaga pendidikan bisa ikut ambil bagian dalam misa, doa bersama, dan berbagai kegiatan rohani lainnya.

Ketua Pengurus Sekolah Wilayah YPPK Fakfak, Yohanes Mikael Tage, menjelaskan kalau sebenarnya sekolah YPPK di wilayah Keuskupan Manokwari-Sorong hanya libur satu hari pada 22 Mei. Tapi khusus di Fakfak, libur ditambah satu hari lagi karena daerah ini jadi pusat utama perayaan Misi Katolik di Tanah Papua tahun 2026.

Perayaan tahun ini juga dipenuhi berbagai kegiatan religius dan napak tilas sejarah masuknya Gereja Katolik di Papua. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah prosesi pengantaran Arca Bunda Maria dari Gereja Santo Yosep Fakfak menuju Gereja Stasi Santo Petrus Torea pada Kamis, 21 Mei 2026. Ratusan umat ikut berjalan sambil berdoa Rosario sepanjang perjalanan.

Panitia perayaan menyebut rangkaian kegiatan dipusatkan di sejumlah lokasi bersejarah, termasuk Kampung Sekru dan Pulau Bonyum yang dikenal sebagai bagian penting sejarah awal misi Katolik di Papua. Dari tempat inilah misionaris pertama, Pastor A. Le Cocq d’Armandville, memulai pelayanan pada 22 Mei 1894.

Nggak cuma umat gereja, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga ikut all out mendukung acara ini. Sejak pertengahan Mei 2026, seluruh OPD dikerahkan untuk kerja bakti massal membersihkan kota, menata lokasi kegiatan, sampai mempercantik kawasan yang bakal dipadati peziarah dan tamu dari berbagai daerah Papua.

Vikaris Jenderal Keuskupan Manokwari-Sorong, RD. Izaak Bame, juga mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan semangat persaudaraan selama perayaan berlangsung. Menurutnya, momentum ini bukan cuma soal acara gereja, tapi juga pengingat tentang sejarah panjang pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial Gereja Katolik di Tanah Papua.

Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua akhirnya bukan cuma jadi agenda keagamaan biasa, tapi juga jadi momen refleksi sejarah, budaya, dan persaudaraan lintas generasi yang masih terus hidup di Papua sampai sekarang.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular