BOVEN DIGOEL – Situasi di wilayah pedalaman Papua kembali bikin publik syok, bro. 😢🔥 Sebanyak 11 orang dilaporkan menjadi korban aksi brutal orang tak dikenal (OTK) di area Camp Kali Fis, Kampung Kawe, Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Insiden tragis itu disebut terjadi sejak Senin, 18 Mei 2026, di kawasan camp penambangan yang berada di wilayah terpencil Papua. Aparat keamanan saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi terkait kejadian tersebut.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menjelaskan bahwa informasi awal yang diterima aparat awalnya menyebut ada dua korban. Namun jumlah korban terus bertambah seiring perkembangan laporan dari lapangan hingga mencapai 11 orang. Dari jumlah itu, sembilan korban telah terverifikasi meninggal dunia.
Menurut laporan aparat, para pelaku diduga datang ke camp penambangan dengan membawa senjata tajam lalu melakukan penyerangan terhadap para korban yang berada di lokasi. Situasi di area kejadian disebut masih rawan sehingga proses penanganan dilakukan sangat hati-hati.
Karena lokasi Camp Kali Fis berada di wilayah pedalaman dengan akses yang sulit, proses evakuasi korban juga menjadi tantangan besar. Aparat berencana melakukan evakuasi lewat Kabupaten Boven Digoel karena jalur tersebut dianggap lebih memungkinkan dibanding melalui Pegunungan Bintang. 🚁⚠️
Dandim 1711/Boven Digoel Letkol Inf Andry Christian mengatakan proses evakuasi membutuhkan perencanaan matang mengingat kondisi keamanan, keterbatasan transportasi, serta jarak tempuh yang cukup jauh dari pusat kota.
Selain fokus pada evakuasi, aparat gabungan juga menyiapkan penanganan trauma healing bagi para pengungsi dan korban selamat yang berhasil keluar dari kawasan camp penambangan tersebut. 🙏
Sampai sekarang aparat keamanan masih terus mendalami identitas para pelaku dan memastikan kondisi di sekitar lokasi agar proses kemanusiaan bisa berjalan aman. Banyak masyarakat berharap situasi di Papua segera kondusif supaya warga sipil tidak lagi menjadi korban kekerasan. 🔥😢





