YAHUKIMO — Situasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, lagi tegang banget. Aparat gabungan TNI-Polri sekarang masih terus memburu kelompok KKB Batalyon Yamue setelah terjadinya pembunuhan terhadap para pendulang emas di wilayah pedalaman Yahukimo pada Jumat, 22 Mei 2026.
Begitu insiden terjadi, aparat langsung gerak cepat melakukan penyisiran dan pengejaran di sekitar lokasi kejadian. Area pencarian sendiri cukup berat karena berada di kawasan hutan dan pegunungan yang aksesnya susah ditembus.
Pihak kepolisian menyebut kelompok yang diduga terlibat adalah KKB Batalyon Yamue yang selama ini diketahui beroperasi di wilayah Yahukimo dan sekitarnya. Karena itu, pengamanan di beberapa titik rawan sekarang ikut diperketat buat mengantisipasi kemungkinan gangguan susulan.
Selain fokus buru pelaku, aparat juga melakukan evakuasi korban dan mengamankan warga yang masih berada di area pendulangan emas. Banyak warga sempat panik karena takut situasi makin tidak aman setelah kejadian tersebut.
Kapolda Papua bersama aparat TNI-Polri memastikan operasi pengejaran masih terus berjalan sampai para pelaku berhasil ditemukan. Aparat juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak gampang percaya informasi liar yang belum jelas sumbernya.
Kasus ini kembali bikin kondisi keamanan di Papua Pegunungan jadi sorotan. Apalagi wilayah Yahukimo memang termasuk daerah yang cukup sering mengalami gangguan keamanan dalam beberapa tahun terakhir.
Sampai sekarang, aparat masih terus melakukan pengejaran intensif di sejumlah titik pedalaman Yahukimo demi memastikan situasi kembali aman dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa lagi.





