spot_img
spot_img
HeadlinesJumlah Penduduk Tanah Papua Tembus 5,7 Juta Jiwa! Tapi Data OAP Justru...

Jumlah Penduduk Tanah Papua Tembus 5,7 Juta Jiwa! Tapi Data OAP Justru Bikin Banyak Orang Kaget

Jumlah penduduk di Tanah Papua disebut mencapai sekitar 5,7 juta jiwa. Dari angka tersebut, Orang Asli Papua (OAP) diperkirakan sekitar 2,2 juta jiwa berdasarkan berbagai proses pendataan terbaru di enam provinsi Papua.

Must read

MIMIKA – Jumlah penduduk di seluruh wilayah Tanah Papua kini disebut sudah mencapai sekitar 5,7 juta jiwa. Angka itu mencakup enam provinsi di wilayah Papua setelah pemekaran daerah otonomi baru beberapa tahun terakhir. Sementara itu, jumlah Orang Asli Papua (OAP) diperkirakan berada di angka sekitar 2,2 juta jiwa.

Data ini mulai ramai dibahas setelah berbagai pemerintah daerah di Papua melakukan pendataan khusus OAP untuk kepentingan kebijakan afirmasi, dana otsus, hingga perlindungan hak masyarakat adat. (antaranews.com)

Beberapa provinsi bahkan mulai merilis data agregat penduduk OAP dan non-OAP secara resmi. Di Provinsi Papua Barat Daya misalnya, jumlah penduduk tercatat sekitar 614 ribu jiwa, dengan OAP sebanyak 296 ribu jiwa dan non-OAP sekitar 318 ribu jiwa. (rri.co.id)

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyebut jumlah OAP di wilayahnya diperkirakan bisa mencapai 1,4 juta jiwa. Angka ini bahkan disebut paling besar dibanding provinsi lain di Tanah Papua. (antaranews.com)

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat jumlah penduduk Provinsi Papua hasil SUPAS 2025 mencapai sekitar 1,074 juta jiwa. Data ini menunjukkan pertumbuhan penduduk Papua masih terus berjalan dan mulai masuk fase bonus demografi.

Meski begitu, proses pendataan OAP masih jadi tantangan besar di Tanah Papua. Banyak daerah pegunungan dan wilayah terpencil membuat pendataan belum sepenuhnya maksimal. Pemerintah daerah pun terus mendorong sinkronisasi data melalui sistem administrasi kependudukan supaya data OAP benar-benar akurat dan tidak ada masyarakat adat yang terlewat.

Di sisi lain, isu komposisi penduduk antara OAP dan non-OAP juga sering memicu diskusi publik. Banyak masyarakat berharap data kependudukan ini nantinya bisa dipakai untuk memperkuat kebijakan pembangunan yang adil, melindungi hak masyarakat adat, sekaligus memastikan kesejahteraan Orang Asli Papua tetap jadi prioritas utama di tengah pesatnya pembangunan dan arus migrasi ke Papua.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular