PAPUA – Isu soal hutan Papua sekarang nggak cuma ramai di Indonesia, bro. 🌏🔥 Lewat pameran seni “Bakudengar” dan film dokumenter Pesta Babi, cerita tentang ancaman terhadap hutan dan masyarakat adat Papua kini ikut jadi perhatian internasional sampai tampil di Belanda.
Pameran “Bakudengar” digelar di Museum Arnhem, Belanda, dan menampilkan lima karya terbaru seniman Indonesia, Maryanto. Pameran ini berlangsung sampai 20 September 2026 dan mengangkat tema kolonialisme, eksploitasi alam, sampai ancaman terhadap ruang hidup masyarakat adat Papua.
Acara ini digarap bersama Watchdoc Documentary, Femke Schouten, dan Defe dari Yayasan Pusaka. Lewat lukisan bernuansa hitam putih, Maryanto menggambarkan hubungan masyarakat Papua dengan hutan, tanah adat, dan kehidupan tradisional yang perlahan berubah akibat pembangunan besar-besaran.
Sementara itu, film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale juga ikut jadi sorotan karena mengangkat dampak pembukaan hutan di Papua Selatan akibat proyek agribisnis dan industri berskala besar. Film tersebut memperlihatkan bagaimana hutan yang selama ini jadi sumber pangan dan identitas masyarakat adat mulai berubah karena ekspansi pembangunan.
Lewat kesaksian warga adat Papua, film ini menggambarkan kekhawatiran masyarakat terhadap hilangnya tanah leluhur, rusaknya hutan sagu, dan perubahan lingkungan yang mereka anggap mengancam kehidupan tradisional. 🌿⚠️
Film Pesta Babi sendiri belakangan memang ramai dibahas publik karena dianggap berani mengangkat isu sensitif soal pembangunan dan konflik ruang hidup masyarakat adat Papua. Bahkan beberapa kegiatan nobar film tersebut di Indonesia sempat menuai kontroversi dan jadi perdebatan soal kebebasan diskusi publik.
Di sisi lain, ada juga pihak yang menilai film ini terlalu menggiring opini dan menampilkan Papua hanya dari sisi konflik dan kerusakan lingkungan. Sejumlah tokoh politik dan pemerintah meminta publik melihat persoalan Papua secara lebih lengkap, termasuk kebutuhan pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat setempat.
Meski begitu, kehadiran pameran “Bakudengar” dan film Pesta Babi menunjukkan kalau karya seni dan dokumenter sekarang punya pengaruh besar buat membuka diskusi soal lingkungan, hak masyarakat adat, dan masa depan Papua di mata dunia. 🎬🔥





