spot_img
spot_img
HeadlinesPapua Tengah Mau Jadi Raja Kelapa? Pemprov Mulai Gerak Besar di Nabire,...

Papua Tengah Mau Jadi Raja Kelapa? Pemprov Mulai Gerak Besar di Nabire, Warga Bisa Panen Cuan!

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai mendorong pengembangan pohon kelapa di Nabire sebagai sektor ekonomi unggulan. Program ini digadang-gadang bisa buka lapangan kerja dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

Must read

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai tancap gas buat mengembangkan sektor perkebunan kelapa di Kabupaten Nabire. Program ini digadang-gadang bakal jadi salah satu jalan buat meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di daerah.

Lewat Dinas Perkebunan dan Peternakan Papua Tengah, pemerintah menggelar sosialisasi pengembangan tanaman kelapa tahun 2026 di Distrik Moora dan Distrik Napan, Nabire. Kegiatan ini melibatkan kelompok tani, masyarakat, sampai pelaku usaha perkebunan supaya semua bisa ikut ambil bagian dalam program besar tersebut.

Kabid Perkebunan Papua Tengah, Andrias Gobai, bilang kalau pohon kelapa punya potensi ekonomi yang besar banget buat masyarakat Papua Tengah. Bukan cuma buat dijual mentah, tapi juga bisa diolah jadi berbagai produk bernilai tinggi yang menghasilkan cuan lebih besar buat warga.

Pemprov juga nggak mau pengembangan kelapa cuma sekadar tanam lalu selesai. Mereka mau petani dibekali kemampuan, pendampingan, sampai akses pasar supaya hasil perkebunan benar-benar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan konsep hilirisasi produk kelapa juga mulai didorong biar hasil panen punya nilai tambah.

Program ini disebut sejalan dengan visi pembangunan ekonomi daerah dan penguatan sektor perkebunan berbasis potensi lokal. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, disebut berkomitmen mendukung pengembangan komoditas unggulan seperti kelapa melalui bantuan bibit, pembinaan teknis, dan penguatan akses pasar bagi petani.

Menariknya lagi, masyarakat juga diajak belajar mengelola perkebunan secara modern, ramah lingkungan, dan mengikuti kebutuhan pasar. Jadi bukan cuma tanam biasa, tapi diarahkan supaya hasil perkebunan Papua Tengah bisa bersaing dan punya masa depan panjang.

Kalau program ini berjalan maksimal, Nabire bukan nggak mungkin bakal jadi salah satu daerah penghasil kelapa unggulan di Papua Tengah. Dan yang paling penting, masyarakat lokal bisa ikut menikmati hasilnya lewat lapangan kerja dan peningkatan ekonomi kampung mereka sendiri.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular