WANENA – Pemerintah pusat lewat Kementerian Kehutanan RI lagi serius banget menjaga kawasan taman nasional di Tanah Papua. Salah satu langkah yang dipakai sekarang adalah sistem pengawasan berbasis zonasi.
Kepala Balai Taman Nasional Lorentz, Manuel Mirino, bilang kalau luas taman nasional ini gila banget—sekitar 2,3 juta hektare.
Nggak heran kalau Lorentz disebut sebagai taman nasional paling luas di Indonesia.
Dia juga bilang kalau kawasan konservasi di Papua itu sebenarnya berdiri di atas tanah adat milik masyarakat lokal. Jadi, keberadaan taman nasional juga nggak bisa dipisahkan dari peran dan hak masyarakat adat setempat.
Jadi, setiap kawasan taman nasional bakal dibagi sesuai fungsi dan tingkat perlindungannya. Ada zona yang benar-benar dijaga ketat, ada juga area tertentu yang masih bisa dimanfaatkan secara terbatas oleh masyarakat adat.
Menurut pihak Kemenhut, cara ini penting supaya kelestarian alam Papua tetap aman, tapi masyarakat sekitar juga tetap bisa hidup dan beraktivitas secara seimbang.
Pengawasan zonasi ini diterapkan di beberapa taman nasional besar di Papua yang punya kekayaan alam luar biasa dan jadi habitat banyak flora serta fauna endemik.
Selain menjaga lingkungan, pemerintah juga ingin mencegah kerusakan hutan, perburuan liar, dan aktivitas ilegal lain yang bisa mengancam ekosistem Papua.
Intinya, Papua bukan cuma kaya alam—tapi juga jadi “paru-paru” penting yang harus dijaga bareng-bareng 🌿🔥





