NDUGA – Kisah hidup Praka Aprianus benar-benar bikin haru. Dari latar belakang sederhana sebagai anak penjual sayur, ia berhasil mewujudkan mimpinya jadi prajurit TNI.
Perjuangannya nggak gampang. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, Aprianus tetap berjuang keras sampai akhirnya lolos jadi anggota TNI—sebuah pencapaian yang membanggakan buat dirinya dan keluarga.
Namun, takdir berkata lain. Saat menjalankan tugas di wilayah Papua, ia gugur setelah terkena tembakan dalam sebuah insiden kontak senjata. Kejadian ini terjadi pada akhir April 2026 dan langsung menyisakan duka mendalam.
Kepergiannya bukan cuma kehilangan bagi keluarga, tapi juga bagi banyak orang yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras, sederhana, dan penuh semangat.
Di kampung halamannya, suasana duka begitu terasa. Keluarga, kerabat, dan warga sekitar mengenang sosok Aprianus sebagai anak yang berbakti dan jadi kebanggaan keluarga.
Kisah hidupnya jadi bukti kalau mimpi bisa diraih dari mana saja, bahkan dari kondisi yang sederhana. Tapi di sisi lain, pengorbanannya juga jadi pengingat tentang risiko besar yang harus dihadapi para prajurit saat bertugas.





