Jayapura, 15 Juni 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura akhirnya mengungkap identitas enam tahanan yang nekat melarikan diri dari dalam penjara pada Jumat (13/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIT.
Aksi kabur tersebut sempat membuat situasi di lingkungan Lapas menjadi tegang. Petugas langsung bergerak cepat melakukan pengejaran setelah mengetahui adanya tahanan yang berhasil lolos dari pengawasan.
Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Edy Susetyo, mengatakan para tahanan memanfaatkan kelengahan petugas pada jam-jam rawan siang hari untuk melarikan diri.
Meski demikian, upaya pengejaran yang dilakukan petugas membuahkan hasil. Hingga Senin (15/6/2026), tiga dari enam tahanan yang kabur berhasil diamankan kembali.
“Kami langsung melakukan pengejaran begitu mengetahui adanya pelarian. Saat ini tiga tahanan sudah berhasil ditangkap kembali, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian,” kata Edy Susetyo.
Tiga tahanan yang sudah berhasil diamankan kembali adalah Jefry Yonas Epaa, Otto Gesler Supan, dan Febri Awinero.
Sementara itu, tiga tahanan lainnya yang hingga kini masih buron dan sedang diburu aparat adalah Leo Bayage, Widin Isak Samuel, serta Simson Yowei.
Pihak Lapas Abepura kini terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mempercepat pencarian ketiga tahanan yang masih melarikan diri. Berbagai langkah dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para pelarian demi menjaga keamanan masyarakat.
Edy Susetyo juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu apabila mengetahui keberadaan para tahanan yang masih buron. Warga diminta segera melaporkan informasi yang diperoleh kepada aparat keamanan terdekat.
Selain melakukan pencarian, pihak Lapas juga tengah melakukan evaluasi internal terhadap sistem pengawasan petugas. Evaluasi ini dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Kasus kaburnya enam tahanan dari Lapas Abepura kini menjadi perhatian masyarakat Jayapura dan aparat keamanan yang terus bekerja keras untuk menangkap seluruh pelaku pelarian.





