spot_img
spot_img
ScoopKronologi Mengerikan Pelajar 16 Tahun di Timika Dikeroyok hingga Meregang Nyawa

Kronologi Mengerikan Pelajar 16 Tahun di Timika Dikeroyok hingga Meregang Nyawa

Seorang pelajar berusia 16 tahun di Timika tewas setelah dikeroyok pada Sabtu, 25 Juli 2026. Polisi mengamankan dua terduga pelaku di Mimika.

Must read

TIMIKA – Kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar berinisial PT (16) di Timika akhirnya mulai terungkap. Polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Korban yang diketahui merupakan warga SP 5 Timika meninggal dunia setelah dikeroyok sekelompok orang dalam sebuah kejadian di depan Toko Pesona, Jalan Yos Sudarso, Timika.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026, sekitar pukul 01.00 WIT. Kasus ini kemudian dilaporkan kepada polisi melalui laporan polisi tertanggal 25 Juli 2026.

Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengatakan kasus tersebut berhasil diungkap setelah Unit Opsnal Reskrim Polsek Mimika Baru melakukan penyelidikan yang dipimpin Panit Reskrim Ipda Alwi Gufron Fadillah.

“Unit Opsnal Reskrim Polsek Mimika Baru bersama personel opsnal bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan,” katanya.

Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika korban bersama empat orang rekannya baru saja selesai mengikuti sebuah acara hiburan.

Saat berada di lokasi, korban dan teman-temannya kemudian didatangi sekelompok orang yang sebelumnya juga berada di tempat tersebut. Situasi kemudian berubah menjadi keributan hingga korban bersama rekan-rekannya menjadi sasaran pengeroyokan.

Teman-teman korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, korban tidak sempat melarikan diri sehingga menjadi sasaran para pelaku. Dalam aksi tersebut, salah seorang dari kelompok itu diduga membawa senjata tajam jenis parang.

Setelah kejadian, teman-teman korban berusaha mencari bantuan dengan mendatangi Polres Mimika. Namun, ketika mereka kembali ke lokasi kejadian, kelompok pelaku sudah lebih dulu melarikan diri.

Korban kemudian dibawa ke rumah salah seorang temannya. Namun, kondisi korban semakin memburuk.

Sekitar pukul 05.00 WIT, korban mengalami muntah-muntah dan mengeluarkan busa dari mulut. Melihat kondisi tersebut, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sayangnya, setelah sempat mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi di Polsek Mimika Baru. Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial RM pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIT. RM diamankan di kawasan Jalan Leo Mamiri.

Dalam pemeriksaan, RM membantah terlibat langsung dalam pengeroyokan. Namun, ia memberikan informasi kepada polisi terkait dua orang yang diduga sebagai pelaku utama, yakni KFR alias T dan VAM alias E.

Berbekal informasi tersebut, personel kepolisian langsung bergerak menuju kediaman kedua terduga pelaku. KFR dan VAM akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Mimika Baru.

Setelah menjalani pemeriksaan, kedua terduga pelaku tersebut disebut mengakui keterlibatan mereka dalam aksi pengeroyokan yang menyebabkan PT meninggal dunia.

“Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan di Rumah Tahanan Polsek Mimika Baru guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Hempy.

Polisi masih melanjutkan proses hukum terhadap kedua terduga pelaku untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian yang menyebabkan pelajar berusia 16 tahun tersebut kehilangan nyawa.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular