JAYAPURA – Situasi sulit kembali menghampiri Persipura Jayapura. Klub kebanggaan masyarakat Papua itu harus menerima sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah terjadinya kerusuhan usai pertandingan playoff promosi beberapa waktu lalu. Kabar ini langsung bikin banyak pendukung Persipura kecewa dan sedih.
Legenda Persipura, Eduard Ivakdalam, ikut angkat bicara soal kondisi tersebut. Mantan kapten Mutiara Hitam itu berharap Persipura bisa mendapat keringanan hukuman agar klub tetap punya peluang bangkit dan melanjutkan perjuangan di kompetisi musim depan.
Menurut Edu, Persipura adalah bagian penting dari sepak bola Papua dan Indonesia. Karena itu, ia berharap semua pihak bisa melihat situasi ini dengan bijak dan tetap memberi ruang bagi Persipura untuk berkembang lebih baik ke depannya.
Manajemen Persipura sendiri disebut sedang menyiapkan langkah banding atas keputusan Komdis PSSI. Pelatih Rahmad Darmawan dan jajaran tim berharap hukuman tersebut nantinya bisa dikurangi supaya tidak terlalu berdampak besar terhadap masa depan klub.
Belakangan ini Persipura memang sedang berada dalam masa yang tidak mudah. Setelah beberapa musim berjuang di Liga 2, klub berjuluk Mutiara Hitam itu terus berusaha kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Namun berbagai tantangan mulai dari finansial, regenerasi pemain, sampai persoalan nonteknis membuat perjalanan mereka semakin berat.
Meski begitu, dukungan untuk Persipura masih sangat besar. Banyak mantan pemain, suporter, dan masyarakat Papua berharap klub legendaris ini bisa segera bangkit dan kembali membawa nama Papua bersinar di sepak bola nasional. Eduard Ivakdalam sendiri dikenal sebagai salah satu simbol loyalitas Persipura yang selalu memberi dukungan di masa sulit maupun masa kejayaan klub.





