spot_img
spot_img
HeadlinesHutan Papua Dibongkar Demi Emas! Gurita Tambang Ilegal di Nabire Disebut Libatkan...

Hutan Papua Dibongkar Demi Emas! Gurita Tambang Ilegal di Nabire Disebut Libatkan Orang Asing dan Senjata

Tambang emas ilegal di Nabire, Papua Tengah, makin bikin geger. Hutan dibabat, alat berat masuk, dugaan keterlibatan WNA mencuat, hingga isu senjata dan konflik sosial ikut menyeret nama Papua ke sorotan nasional.

Must read

NABIRE – Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, mulai bikin publik geger. Bukan cuma soal gali emas diam-diam, tapi praktik ini disebut sudah seperti jaringan besar yang terorganisir: ada alat berat, pekerja asing, hingga isu senjata yang bikin situasi makin mencekam.

Laporan investigasi mengungkap kalau kawasan hutan di Distrik Siriwo dan Uwapa jadi sasaran aktivitas tambang tanpa izin. Hutan yang sebelumnya masih alami kini berubah jadi area penuh lumpur, alat berat, dan camp pekerja.

Petugas gabungan dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), TNI, dan aparat terkait turun langsung melakukan operasi besar-besaran. Dalam penertiban itu, mereka menemukan sedikitnya 10 alat berat seperti excavator dan loader yang dipakai untuk membongkar kawasan hutan demi mencari emas.

Yang bikin publik makin kaget, aparat juga menemukan dugaan keterlibatan warga negara asing asal China dalam aktivitas tambang tersebut. Beberapa orang diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh pihak imigrasi dan penegak hukum.

Menurut aparat, tambang ilegal ini bukan kerja sembarangan atau penambang kecil biasa. Aktivitasnya disebut sudah terstruktur rapi, lengkap dengan pembagian tugas, operator alat berat, logistik, hingga pengawasan lapangan. Karena itu, pemerintah menduga ada “pemain besar” yang berada di balik operasi tambang emas ilegal tersebut.

Masalahnya bukan cuma soal emas. Aktivitas tambang ilegal ini juga dituding memicu konflik sosial dan perebutan wilayah adat di Papua Tengah. Beberapa wilayah yang ditemukan memiliki kandungan emas mulai jadi titik panas konflik antar kelompok masyarakat.

Situasi makin rumit karena muncul dugaan adanya kelompok bersenjata yang ikut bermain di sekitar area tambang. Kondisi ini membuat masyarakat sekitar hidup dalam rasa takut, sementara kerusakan lingkungan terus meluas.

Satgas PKH menyebut lebih dari 200 hektare kawasan hutan berhasil diamankan kembali dari aktivitas tambang ilegal. Namun banyak pihak menilai penertiban saja belum cukup kalau dalang utama dan aliran dana di belakang bisnis emas ilegal ini belum dibongkar sampai akar-akarnya.

Pemerintah pusat kini didesak bertindak lebih serius karena kerusakan hutan Papua dianggap makin mengkhawatirkan. Selain merusak alam, tambang ilegal juga disebut membawa dampak sosial besar bagi masyarakat adat yang hidup bergantung pada hutan dan tanah leluhur mereka.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular