PAPUA – Penemuan ladang ganja di sejumlah wilayah pedalaman Papua lagi ramai jadi perhatian publik. TNI menyebut kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, tapi sudah masuk kategori ancaman serius buat ketahanan nasional dan masa depan anak muda Papua.
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan kalau narkoba justru jadi “racun” di tengah upaya pembangunan dan kesejahteraan Papua. Karena itu, semua pihak diminta ikut bergerak melawan peredaran barang terlarang tersebut.
Kasus ini mencuat setelah aparat menemukan ribuan batang pohon ganja di sejumlah wilayah Pegunungan Bintang, termasuk daerah Oksibil dan Serambakon. Beberapa ladang bahkan ditemukan tersembunyi di kawasan hutan dan dekat permukiman warga.
Menurut aparat, ada warga yang mengaku ditekan untuk menanam ganja di sekitar rumah mereka. Dugaan ini sekarang masih terus didalami oleh aparat keamanan.
Selain operasi pencarian ladang ganja, aparat juga mulai turun langsung kasih edukasi ke masyarakat soal bahaya narkoba, terutama buat anak-anak muda Papua. Mereka berharap generasi muda nggak terjebak dalam peredaran barang ilegal yang bisa merusak masa depan.
Di media sosial, kabar penemuan ladang ganja ini juga langsung ramai dibahas netizen. Banyak yang kaget karena wilayah pedalaman Papua ternyata jadi lokasi penanaman ganja dalam jumlah besar. Ada juga yang berharap pemerintah nggak cuma fokus penindakan, tapi juga memperhatikan pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.





