JAYAPURA – Kabar terbaru datang dari Papua. Sampai pertengahan 2025, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Papua ternyata sudah nyentuh angka fantastis, yaitu Rp61,21 triliun. Angka ini dicatat oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Papua dan dianggap sebagai sinyal positif buat pergerakan ekonomi daerah.
Kepala Kanwil DJPb Papua, Izharul Haq, bilang kalau penyaluran anggaran negara sejauh ini berjalan cukup maksimal. Dari total itu, belanja Kementerian dan Lembaga mencapai Rp17,68 triliun atau sekitar 93,69 persen. Sementara Transfer ke Daerah (TKD) tembus Rp43,40 triliun atau sekitar 95,58 persen.
Artinya, uang negara sudah banyak mengalir untuk bantu pembangunan, pelayanan publik, sampai berbagai program masyarakat di Papua. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan daerah lainnya terus didorong lewat dana APBN ini.
Banyak warganet juga mulai berharap anggaran sebesar ini benar-benar bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat di berbagai wilayah Papua, bukan cuma sekadar angka di laporan. Karena kalau pengelolaannya tepat sasaran, pembangunan di Papua bisa makin cepat dan merata.
Pemerintah pun optimistis realisasi APBN yang tinggi ini bakal jadi dorongan besar buat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua sepanjang 2025.





