WAMENA – Dunia pendidikan di Papua Pegunungan mulai naik level, bro. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Pegunungan sekarang serius dorong sistem pendidikan berbasis digital supaya anak-anak sekolah di wilayah pegunungan bisa ikut berkembang di era teknologi.
Program ini dilakukan bertahap lewat pemanfaatan perangkat digital dalam proses belajar mengajar di sekolah-sekolah. Tujuannya jelas: bikin siswa lebih gampang akses materi pelajaran dan nggak tertinggal perkembangan zaman.
Plt Kepala Disdikbud Papua Pegunungan Simon Sembor bilang transformasi digital di dunia pendidikan penting banget buat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua di masa depan. Pemerintah daerah juga mulai memperkuat pendataan guru dan murid supaya sistem pendidikan makin tertata dan modern.
Di beberapa sekolah Papua Pegunungan, pembelajaran digital bahkan mulai bikin suasana belajar lebih seru. Anak-anak sekolah sekarang bisa belajar lewat video, presentasi interaktif, sampai papan digital yang bikin mereka makin antusias ikut pelajaran di kelas.
Meski begitu, tantangan di lapangan masih cukup berat. Keterbatasan jaringan internet dan kondisi geografis Papua yang ekstrem jadi hambatan utama penerapan sekolah digital secara merata. Beberapa daerah pegunungan bahkan masih kesulitan akses internet stabil buat mendukung pembelajaran online.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan infrastruktur teknologi dan kerja sama dengan berbagai pihak supaya digitalisasi pendidikan bisa menjangkau daerah-daerah terpencil di Papua Pegunungan.
Banyak anak muda Papua juga berharap pendidikan digital ini nggak cuma jadi program sementara, tapi benar-benar membuka peluang baru buat generasi Papua agar bisa bersaing di dunia teknologi, kreatif, dan pendidikan modern.
Karena sekarang, belajar bukan cuma soal buku tulis dan papan kapur lagi. Tapi juga soal siapa yang siap menghadapi masa depan digital lebih cepat.





