Jayapura – Kabar kurang baik datang dari Persipura Jayapura. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu resmi dijatuhi sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Sanksi tersebut diberikan menyusul adanya pelanggaran yang terjadi dalam pertandingan yang dijalani Persipura. Berdasarkan hasil sidang Komdis, tim asal Papua itu dikenai denda sebesar Rp30 juta.
Pelanggaran yang dimaksud berkaitan dengan insiden yang terjadi saat pertandingan berlangsung, yang dinilai tidak sesuai dengan regulasi kompetisi yang berlaku.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura menyebut bahwa pihaknya menerima keputusan tersebut dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya.
“Besok Persipura akan menjamu PSIS di Stadion Lukas Enembe. Kami harap penonton yang datang tidak lagi melakukan aksi lempar botol ke dalam lapangan,” tegas Ketua Panpel Persipura, Alberto Itar.
Kasus ini menambah daftar sanksi disiplin yang pernah diterima Persipura dalam kompetisi musim ini. Sebelumnya, tim ini juga sempat terkena denda akibat berbagai pelanggaran, mulai dari akumulasi kartu hingga insiden di luar pertandingan.
Komdis PSSI sendiri menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga sportivitas dan ketertiban dalam kompetisi sepak bola nasional.
Bagi Persipura, sanksi ini menjadi peringatan penting agar lebih disiplin, baik di dalam maupun di luar lapangan. Tim diharapkan mampu menjaga profesionalitas agar tidak kembali terkena hukuman serupa di laga berikutnya.





