spot_img
spot_img
HeadlinesGaspol dari Timur! Papua Mulai Cetak 18 Ribu Hektare Sawah Baru, Mimpi...

Gaspol dari Timur! Papua Mulai Cetak 18 Ribu Hektare Sawah Baru, Mimpi Jadi Lumbung Pangan Makin Dekat

Pemprov Papua bersama Kementerian Pertanian resmi memulai program cetak sawah rakyat tahun 2026. Sebanyak 18 ribu hektare sawah baru ditargetkan hadir di sejumlah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Must read

JAYAPURA, Senin (1/6/2026) – Papua lagi nggak main-main soal urusan pangan. Pemerintah Provinsi Papua bersama Kementerian Pertanian resmi tancap gas menjalankan program Cetak Sawah Rakyat secara besar-besaran untuk sisa tahun anggaran 2026. Program ini digadang-gadang menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dari wilayah timur Indonesia.

Kabar baiknya, seluruh kontrak pekerjaan sudah diteken sejak pertengahan Mei 2026. Artinya, pekerjaan di lapangan kini resmi dimulai dan alat berat mulai bergerak di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar membuka lahan baru. Yang paling penting adalah memastikan sawah yang dibangun benar-benar produktif dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Yang bikin program ini makin menarik, pemerintah nggak mau masyarakat cuma jadi penonton. Petani dan kelompok tani lokal justru didorong menjadi pemain utama agar manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan warga di sekitar lokasi pengembangan sawah.

Sementara itu, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyebut dimulainya pekerjaan ini sebagai bukti keseriusan pemerintah pusat dalam membangun sektor pertanian di Papua. Menurutnya, program tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat sejak awal tahun dan kini mulai memasuki tahap pelaksanaan nyata.

Menariknya lagi, Pemprov Papua ingin memastikan pembangunan pertanian tetap menghormati hak-hak masyarakat adat dan nilai budaya lokal. Jadi, pembangunan jalan terus, tapi kearifan lokal tetap dijaga.

Untuk tahun 2026, Papua menargetkan pengembangan sawah baru hingga 18.000 hektare. Lahan tersebut akan tersebar di sejumlah daerah potensial seperti Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Kepulauan Yapen. Program ini merupakan kelanjutan dari pembukaan lahan sawah seluas 1.000 hektare yang sudah dilakukan pada tahun 2025.

Kalau target ini tercapai, total potensi lahan sawah di Papua diperkirakan bisa mencapai sekitar 19.000 hektare. Angka yang cukup besar untuk mendorong Papua menjadi salah satu kekuatan baru sektor pertanian Indonesia.

Singkatnya, Papua lagi bersiap naik level. Bukan cuma dikenal karena kekayaan alam dan budayanya, tapi juga mulai menunjukkan ambisi besar menjadi salah satu penopang pangan nasional dari ujung timur Indonesia. 🌾🔥🚜

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular