spot_img
spot_img
ScoopTinggalkan Kelompok Bersenjata, Lima Anggota OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Tinggalkan Kelompok Bersenjata, Lima Anggota OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Lima orang yang disebut sebagai anggota OPM Kodap XXVIII Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, mengucapkan ikrar setia kembali kepada NKRI dalam prosesi yang disaksikan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat.

Must read

PUNCAK JAYA – Sebanyak lima orang yang menurut keterangan resmi merupakan anggota kelompok bersenjata OPM Kodap XXVIII dari Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, menyatakan ikrar setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Prosesi ikrar tersebut berlangsung di Alun-alun Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Kamis (25/6/2026). Acara itu dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, keluarga, serta ratusan warga yang menyaksikan langsung jalannya kegiatan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengatakan keputusan kelima orang tersebut dinilai sebagai hasil pendekatan yang mengedepankan komunikasi, dialog, serta kerja sama antara aparat keamanan dengan pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu cara untuk membangun kepercayaan sekaligus membuka ruang perdamaian di Papua.

Dalam prosesi tersebut, kelima peserta membacakan naskah ikrar, menandatangani dokumen kesetiaan kepada NKRI, serta mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol komitmen memulai kehidupan baru di tengah masyarakat.

Usai pelaksanaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa sembako dan pakaian sebagai bentuk dukungan awal bagi mereka untuk kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

Acara itu juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, serta keluarga para peserta. Kehadiran berbagai elemen tersebut disebut sebagai bentuk dukungan bersama dalam menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif di wilayah Puncak Jaya.

Menurut keterangan Koops TNI Habema, keputusan lima orang tersebut untuk kembali kepada NKRI merupakan pilihan yang diambil secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan.

Pihak Koops TNI Habema berharap langkah tersebut dapat menjadi awal bagi terciptanya perdamaian, mempererat persaudaraan, sekaligus mendukung stabilitas keamanan sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat terus berjalan.

Ke depan, aparat bersama pemerintah daerah menyatakan akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan melalui kerja sama dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular