JAYAPURA – Suasana duka menyelimuti Kampung Meukisi, Distrik Yokari, Kabupaten Jayapura. Seorang warga bernama Everdina Yaroseray ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang saat pergi memancing di laut, Sabtu (27/6/2026).
Korban awalnya dilaporkan tidak kunjung pulang oleh pihak keluarga. Sekitar pukul 10.20 WIT, keluarga meminta bantuan aparat kepolisian untuk melakukan pencarian setelah korban tak bisa dihubungi dan keberadaannya tidak diketahui.
Mendapat laporan tersebut, personel gabungan dari Polsek Demta, Satpolairud Polres Jayapura, Tim Identifikasi Polres Jayapura, dan Koramil Demta langsung bergerak menuju Kampung Meukisi melalui Dermaga Oupau, Distrik Depapre.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.30 WIT, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap jenazah yang sebelumnya telah ditemukan oleh warga.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi hanya menemukan luka gores ringan pada jari tengah tangan kanan.
Selain memeriksa jenazah, petugas juga melakukan penyelidikan di lokasi ditemukannya perahu korban yang tenggelam serta titik ditemukannya jasad korban di kawasan Pantai Kecil Senokisi.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 08.00 WIT dua warga yang sedang melintas menggunakan perahu menemukan perahu dayung milik korban dalam kondisi tenggelam di sekitar pantai. Mereka sempat mencari keberadaan korban, namun hasilnya nihil.
Perahu kemudian diamankan ke kampung dan informasi tersebut segera disampaikan kepada keluarga serta masyarakat setempat. Warga bersama sejumlah nelayan akhirnya melakukan pencarian lanjutan di sekitar lokasi.
Tak lama kemudian, seorang nelayan menemukan tubuh korban dalam kondisi mengapung di laut, tidak jauh dari bibir tebing pantai. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada warga lainnya sebelum jenazah dievakuasi menuju rumah duka di Kampung Meukisi.
Atas permintaan keluarga, polisi membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Demta turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di laut, agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan, serta menghindari melaut seorang diri demi mengurangi risiko kecelakaan di perairan.





