YAPEN – Pemerintah Provinsi Papua lagi serius banget mau bikin sektor rumput laut di Kepulauan Yapen naik level. Nggak cuma dijual mentah seperti biasa, hasil rumput laut warga nantinya bakal diolah jadi produk bernilai tinggi supaya ekonomi masyarakat pesisir makin berkembang.
Rencana besar ini disampaikan langsung Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, saat mengunjungi kawasan budidaya rumput laut di Kampung Sarawandori 1 dan 2, Yapen. Menurutnya, masyarakat di sana sebenarnya sudah lama jadi petani rumput laut, jadi pemerintah tinggal memperkuat pengembangan dan pemasarannya saja.
Pemprov Papua sekarang fokus menyiapkan program hilirisasi rumput laut. Artinya, hasil panen warga nggak akan berhenti di penjualan bahan mentah, tapi bakal diproses lagi jadi produk turunan yang punya harga jual lebih tinggi.
Pemerintah juga berencana membangun fasilitas pengolahan rumput laut di kawasan tersebut. Tujuannya supaya produk lokal dari Yapen bisa punya nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain itu, Pemprov Papua juga mau membantu rantai distribusi dan penyerapan hasil panen warga. Jadi nantinya petani nggak perlu lagi bingung soal pemasaran atau harga yang sering turun naik.
Program ini dinilai punya potensi besar buat meningkatkan ekonomi rumah tangga masyarakat pesisir. Pemerintah bahkan bakal mendukung penyediaan bibit rumput laut dan melibatkan UMKM serta kelompok masyarakat dalam pengembangan produk turunannya.
Kalau program ini berjalan maksimal, rumput laut dari Yapen bukan cuma jadi hasil laut biasa, tapi bisa berubah jadi sumber ekonomi baru yang bikin masyarakat pesisir makin mandiri dan punya penghasilan lebih stabil.





