NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah lagi serius banget nyiapin masa depan daerahnya. Lewat forum Musrenbang, mereka berhasil nyusun 31 program prioritas Otsus buat dijalankan di tahun 2027.
Kegiatan ini digelar selama tiga hari di Nabire, dan melibatkan pemerintah provinsi bareng delapan kabupaten. Jadi bukan keputusan sepihak—semua dibahas bareng biar lebih tepat sasaran.
Awalnya, total ada 40 usulan program yang masuk. Tapi setelah diseleksi dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran, cuma 31 program yang akhirnya lolos buat didanai tahun 2027. Sisanya masih harus nunggu giliran.
Program-program ini fokus ke hal yang paling penting buat masyarakat, kayak kesehatan, pendidikan, dan juga penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah. Intinya, biar masyarakat bisa hidup lebih sejahtera dan mandiri.
Nggak cuma itu, dari sisi perencanaan umum (RKPD), juga ada 40 usulan program lain—dan 32 di antaranya sudah siap dijalankan. Kalau ditotal, ada sekitar 80 program prioritas yang dihasilkan dari Musrenbang ini.
Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, bilang semua program ini sudah disesuaikan dengan kewenangan provinsi dan kondisi keuangan daerah. Jadi nggak asal banyak, tapi benar-benar realistis buat dijalankan.
Ia juga berharap hasil perencanaan ini bisa benar-benar berdampak langsung ke masyarakat, bukan cuma jadi dokumen saja.
Intinya, Musrenbang kali ini jadi bukti kalau Papua Tengah lagi berusaha bangun masa depan yang lebih terarah—dengan program yang jelas, fokus, dan sesuai kebutuhan warga.





