Nabire, Papua Tengah – Papua Tengah lagi all out bangun pusat pemerintahan baru yang bakal jadi “markas besar” aktivitas daerah.
Dilansir dari ANTARA Papua Tengah, pemerintah provinsi sudah siapin anggaran gede banget—sekitar Rp388 miliar dari APBD 2026—buat ngebangun sentra pemerintahan di kawasan Kaladiri, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.
Yang dibangun juga bukan sekadar kantor biasa. Konsepnya dibuat jadi kawasan ikonik dengan tiga bangunan utama alias “tower penting”, yaitu Kantor Gubernur, Kantor MRP (Majelis Rakyat Papua), dan Kantor DPR Papua Tengah.
Yulianus Manuel Mambrasar, Kepala Dinas PUPR Papua Tengah, bilang kalau sekarang proyeknya udah masuk tahap serius—lagi proses pengeboran pondasi buat tiga menara utama di Nabire. Jadi bukan wacana lagi, udah mulai dibangun beneran.
Proyek ini pakai sistem design and build, jadi proses desain dan pembangunan jalan bareng sekaligus. Mirip kayak proyek besar nasional, yang artinya butuh perencanaan super matang biar nggak molor dan tetap sesuai anggaran.
Sistem pembangunannya mirip kayak proyek IKN—jadi semuanya dikerjain terintegrasi dari awal, butuh perencanaan yang matang banget biar nggak berantakan di tengah jalan.
Lahannya juga luas banget, sekitar 300 hektare. Nantinya, tempat ini bakal jadi pusat semua aktivitas pemerintahan Papua Tengah sebagai daerah otonom baru.
Targetnya cukup ambisius—tiga gedung utama diharapkan bisa selesai di tahun 2026. Pemerintah juga ngegas supaya pembangunan ini cepat rampung, biar pelayanan ke masyarakat bisa makin optimal dan nggak ribet.
Kalau proyek ini berjalan sesuai rencana, bukan cuma jadi pusat pemerintahan, tapi juga bisa jadi simbol baru Papua Tengah yang modern dan terstruktur. 🚀





