JAYAPURA – Aksi pemalangan di SMAN 4 Jayapura yang berada di kawasan Entrop akhirnya resmi dibuka oleh aparat gabungan pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 14.15 WIT. Proses pembukaan berlangsung aman dan kondusif meski tanpa kehadiran pihak yang sebelumnya melakukan pemalangan.
Pembukaan palang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol I Nengah bersama Kasat Reskrim AKP Alamsyah, Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakarudin, serta Danramil 1701/Jayapura Selatan Kapten Inf Sutrisno.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jayapura Yopi Hanuebi, Kepala SMAN 4 Jayapura Widya Kusmayanti, Ketua Komite SMAN 4 Jayapura Jefri H. Robaha, serta Ketua Ombudsman Perwakilan Papua.
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah menegaskan bahwa pembukaan palang dilakukan agar hak para siswa untuk mendapatkan pendidikan tidak terganggu.
Menurutnya, persoalan adat tetap dapat diselesaikan melalui dialog dan mediasi tanpa harus menghentikan aktivitas belajar mengajar di sekolah.
“Polresta Jayapura Kota mendukung penuh agar proses belajar tetap berjalan. Jika ada persoalan adat atau keberatan, silakan diselesaikan melalui jalur mediasi. Namun pelayanan pendidikan kepada para siswa tidak boleh terhenti,” tegas Alamsyah.
Ia menjelaskan, pembukaan palang dilakukan secara terbuka dan disaksikan berbagai unsur pemerintah serta pemangku kepentingan agar seluruh proses berlangsung transparan, meskipun pihak yang melakukan pemalangan tidak hadir.
Selain itu, langkah tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Polresta Jayapura Kota bersama Pemerintah Kota Jayapura dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polresta Jayapura Kota akan menempatkan personel di lingkungan sekolah, terutama selama proses pendaftaran ulang hingga kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung.
“Kami akan terus memantau situasi dan menyiagakan personel di sekolah agar seluruh aktivitas pendidikan berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Yopi Hanuebi, menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah membantu membuka akses menuju sekolah.
Ia berharap ke depan setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mediasi, bukan dengan aksi pemalangan yang berpotensi mengganggu hak siswa untuk belajar.
Dengan akses sekolah yang kini kembali terbuka, proses pendaftaran ulang siswa di SMAN 4 Jayapura dijadwalkan kembali berlangsung mulai Rabu (1/7/2026) pagi hingga sore, sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.





