MERAUKE – Rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua Selatan kembali jadi sorotan. Pemerintah daerah disebut bakal menindaklanjuti penguatan sektor sawit sebagai bagian dari pengembangan ekonomi dan investasi di wilayah Papua Selatan.
Isu ini langsung ramai dibahas publik karena sawit di Papua memang selalu jadi topik sensitif. Di satu sisi dianggap bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi daerah, tapi di sisi lain banyak pihak juga khawatir soal dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat adat.
Beberapa waktu terakhir, pemerintah pusat memang terus mendorong penguatan sektor pangan dan energi nasional, termasuk lewat komoditas perkebunan seperti sawit. Papua Selatan disebut punya lahan yang luas dan dinilai potensial untuk pengembangan perkebunan skala besar.
Namun, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, sebelumnya juga pernah menegaskan bahwa pemerintah tidak akan sembarangan membuka izin sawit baru di Papua. Ia bahkan meminta evaluasi ketat terhadap perusahaan sawit yang tidak memenuhi kewajiban lingkungan maupun administrasi.
Menurut pemerintah, jika pengembangan sawit dilakukan, maka harus benar-benar memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal. Pemerintah daerah juga diminta memastikan investasi tidak malah merugikan masyarakat adat yang selama ini hidup bergantung pada hutan dan tanah ulayat.
Di media sosial, isu sawit di Papua memang selalu memancing perdebatan panas. Ada yang mendukung karena dianggap bisa mempercepat pembangunan ekonomi dan membuka pekerjaan baru, terutama di daerah terpencil. Tapi ada juga yang takut pembukaan lahan besar-besaran justru memicu kerusakan hutan Papua yang dikenal sebagai salah satu kawasan hutan tropis terbesar di dunia.
Sejumlah pegiat lingkungan bahkan meminta agar setiap rencana pengembangan sawit di Papua dikaji secara mendalam dan melibatkan masyarakat adat sejak awal. Mereka menilai pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan hutan dan ruang hidup masyarakat Papua.
Karena itu, publik sekarang menunggu seperti apa langkah lanjutan pemerintah daerah soal rencana pengembangan sawit ini. Banyak warga berharap kalaupun proyek berjalan, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal dan tidak meninggalkan masalah lingkungan di masa depan.





