spot_img
spot_img
HeadlinesNekat Masuk Indonesia Tanpa Dokumen! Dua WN Australia Akhirnya Divonis Penjara di...

Nekat Masuk Indonesia Tanpa Dokumen! Dua WN Australia Akhirnya Divonis Penjara di Merauke

Dua warga negara Australia dijatuhi hukuman 7 bulan penjara oleh PN Merauke setelah terbukti masuk ke Indonesia tanpa dokumen imigrasi yang sah melalui Papua Selatan.

Must read

MERAUKE – Dua warga negara Australia akhirnya resmi divonis hukuman penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Merauke setelah terbukti masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen imigrasi yang sah. Keduanya masing-masing dijatuhi hukuman tujuh bulan penjara.

Kedua WNA tersebut diketahui bernama Zulfukar Aljubuori dan Doing Tan Le. Mereka dinyatakan bersalah karena masuk ke Indonesia lewat Merauke tanpa membawa dokumen perjalanan maupun visa resmi sesuai aturan keimigrasian Indonesia.

Kasus ini sebenarnya bermula sejak November 2025 lalu saat sebuah pesawat kecil asal Australia mendarat di Bandara Mopah, Merauke. Pesawat itu diketahui datang dari Queensland, Australia, dan sempat transit di area tanpa petugas imigrasi sebelum masuk ke wilayah Indonesia.

Direktorat Jenderal Imigrasi sebelumnya menjelaskan kalau kedua penumpang tersebut tidak memiliki paspor maupun visa Indonesia yang sah saat memasuki wilayah RI. Karena itu, mereka dijerat dengan Pasal 119 Ayat 1 Undang-Undang Keimigrasian.

Bukan cuma dua penumpang itu, pilot pesawat yang membawa mereka juga ikut diproses hukum karena dianggap membantu tindak pidana keimigrasian. Bahkan kasus ini sempat menjadi perhatian pemerintah Australia dan otoritas penerbangan terkait.

Pihak Imigrasi menegaskan kalau kasus ini jadi peringatan keras buat siapa saja yang mencoba masuk ke Indonesia tanpa mengikuti aturan resmi. Pemerintah Indonesia juga menilai penegakan hukum seperti ini penting untuk menjaga kedaulatan negara dan keamanan wilayah perbatasan.

Kasus ini langsung menarik perhatian publik Papua Selatan karena cukup jarang terjadi ada warga asing yang masuk ke Indonesia lewat jalur udara tanpa dokumen resmi. Banyak warga juga berharap pengawasan di wilayah perbatasan dan bandara makin diperketat supaya kejadian serupa nggak terulang lagi.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular