WAMENA – Papua Pegunungan lagi punya rencana besar yang nggak main-main—mau buka lahan pertanian sampai ratusan hektare!
Dilansir dari ANTARA Papua, pemerintah daerah mendukung pembukaan sekitar 800 hektare lahan di Kampung Tulem, Distrik Witawaya, Kabupaten Jayawijaya. Tujuannya jelas: nge-boost ekonomi sekaligus bikin daerah ini makin kuat soal pangan.
Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, bahkan sudah turun langsung buat ngecek lokasi. Menurutnya, kawasan Tulem ini punya posisi strategis banget—ibarat “jantungnya” Wamena—jadi cocok dijadiin pusat produksi pangan baru.
Menariknya, proyek ini bukan proyek kecil. Ini masuk dalam program besar alias Proyek Strategis Nasional (PSN), yang memang ditargetkan buat dorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Nggak berhenti di situ, rencananya juga bakal lebih luas lagi. Total lahan yang mau dikembangkan bisa tembus sekitar 2.000 hektare, tersebar di beberapa distrik lain di Jayawijaya.
Yang bikin makin menarik, program ini juga punya “nostalgia” tersendiri. Dulu, sekitar puluhan tahun lalu, Wamena dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Papua. Nah sekarang, pemerintah pengen bangkitin lagi masa kejayaan itu.
Selain buat stok pangan, proyek ini juga bakal buka banyak lapangan kerja buat masyarakat lokal. Jadi bukan cuma soal bertani, tapi juga soal ngangkat ekonomi warga secara langsung.
Dan yang penting, pemerintah menegaskan kalau tanah yang dipakai tetap milik warga. Program ini sifatnya kolaborasi buat kepentingan bersama, bukan pengambilalihan.
Kalau rencana ini berjalan lancar, bukan nggak mungkin Papua Pegunungan bakal jadi salah satu pusat pangan baru yang diperhitungkan.





