JAKARTA – Isu Papua masih jadi perhatian serius, dan kali ini Komnas HAM ikut angkat suara. 😢
Kepala Sekretariat Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, bilang kalau mereka udah turun langsung ke lapangan buat ngecek situasi.
Nggak sendirian, mereka juga koordinasi bareng aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat biar penanganannya bisa lebih lengkap dan nggak setengah-setengah. Intinya, semua pihak diajak kerja bareng biar hasilnya maksimal.
Mereka menegaskan kalau penanganan situasi di Papua nggak boleh cuma fokus ke keamanan aja, tapi juga harus memperhatikan pemulihan korban konflik yang selama ini terdampak.
Menurut Komnas HAM, penguatan keamanan memang penting supaya situasi tetap terkendali. Tapi di sisi lain, korban juga butuh perhatian—mulai dari perlindungan, bantuan, sampai pemulihan kondisi mereka secara menyeluruh.
Soalnya, konflik yang terjadi nggak cuma berdampak secara fisik, tapi juga secara psikologis dan sosial. Banyak masyarakat yang masih butuh dukungan supaya bisa kembali hidup normal.
Makanya, Komnas HAM mendorong semua pihak—baik pemerintah pusat, daerah, maupun aparat—untuk bekerja bareng dalam menciptakan situasi yang aman sekaligus manusiawi.
Pendekatan yang diharapkan bukan cuma tegas, tapi juga penuh empati. Karena pada akhirnya, tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan rasa aman, damai, dan tetap mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.
Komnas HAM menilai kalau penegakan hukum itu harus dilakukan secara profesional, transparan, dan juga perlu ada evaluasi dari dalam tubuh aparat sendiri. Soalnya, hal-hal kayak gini penting banget buat ningkatin kepercayaan masyarakat sekaligus biar kejadian kekerasan nggak terulang lagi.
Mereka juga bilang, kerja bareng itu kunci utama. Mulai dari pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, sampai masyarakat harus kompak. Jadi penanganan konflik nggak cuma fokus ke keamanan aja, tapi juga benar-benar jaga warga sipil dan bantu pemulihan kehidupan sosial di daerah yang terdampak. Intinya: harus tegas, tapi tetap manusiawi.
Intinya sih: keamanan penting, tapi kemanusiaan juga nggak boleh dilupain. 🙏





