JAKARTA – Indonesia lagi-lagi bikin bangga! 🌿🔥Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Irvan Fadli Wanda, berhasil nemuin subspesies baru buah bisbul yang ternyata asli dari Papua. Irvan bilang kalau bisbul asli Papua ini beda banget sama yang ada di Filipina—ibarat versi “lokal” yang punya ciri khas sendiri.
Buah yang punya nama ilmiah Diospyros blancoi ini sekarang punya “versi Papua” yang dinamain Diospyros blancoi subsp. papuensis. Penemuan ini jadi bukti kalau kekayaan alam Indonesia tuh bener-bener nggak ada habisnya.
Yang bikin makin menarik, bisbul dari Papua ini punya ciri khas beda banget dibanding yang ada di Filipina. Mulai dari jumlah bijinya yang lebih banyak (sekitar 5–10 biji per buah), bentuk bijinya unik kayak irisan, sampai tekstur permukaan buahnya yang beda.
Irvan menyebut, hasil analisis filogenetik memperlihatkan populasi bisbul dari Papua membentuk kelompok tersendiri yang berbeda secara genetik dari populasi lainnya. Sehingga mendukung penetapannya sebagai subspesies baru.
Peneliti juga nggak asal nebak, lho. Mereka ngelakuin riset serius dengan ngecek 93 karakter morfologi (struktur fisik tanaman) plus analisis DNA buat memastikan kalau ini memang subspesies baru.
Hasilnya? Fix beda secara genetik! Bisbul Papua ini ternyata punya “jalur evolusi” sendiri, jadi wajar banget kalau akhirnya dikategorikan sebagai subspesies baru.
Menariknya lagi, buah bisbul ini sebenarnya punya nilai ekonomi dan juga sering dipakai dalam pengobatan tradisional. Tapi sebelumnya, tanaman ini belum pernah tercatat resmi tumbuh di Papua.
Jadi, penemuan ini bukan cuma soal buah baru, tapi juga jadi bukti kalau Papua punya potensi biodiversitas yang super luar biasa dan masih banyak yang belum terungkap.





