JAYAPURA — Situasi di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai berangsur kondusif setelah sempat memanas akibat konflik antar kelompok masyarakat dari Lanny Jaya dan Hubula Yahukimo beberapa waktu lalu. Di tengah kondisi itu, Anggota DPRK Yahukimo, Enos Siep, kasih apresiasi besar buat langkah cepat Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang langsung turun bantu warga terdampak konflik.
Apresiasi itu disampaikan Enos Siep pada Jumat, 22 Mei 2026, di Jayapura. Sebagai anak Hubula, Enos bilang dirinya salut karena Pemkab Yahukimo nggak cuma pantau dari jauh, tapi benar-benar hadir langsung di tengah masyarakat yang lagi kesulitan akibat konflik di Wouma, Kota Wamena.
Menurut Enos, Bupati Yahukimo, Wakil Bupati, Sekda, DPRK, BPBD, Dinas Kesehatan, sampai Satpol PP langsung turun ke lapangan buat melihat kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengungsi. Kehadiran pemerintah itu bikin warga merasa lebih tenang dan nggak sendirian menghadapi situasi sulit.
Konflik yang terjadi sebelumnya sempat bikin suasana di Wamena dan sekitarnya jadi tegang. Banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman demi menghindari dampak konflik.
Nggak cuma itu, aktivitas masyarakat seperti sekolah, ekonomi, dan pelayanan umum juga sempat terganggu gara-gara situasi keamanan yang belum stabil. Karena itu, bantuan dan respons cepat pemerintah dianggap penting banget buat memulihkan kondisi masyarakat.
Enos juga bilang kalau masyarakat sekarang mulai merasa lebih kuat karena pemerintah hadir langsung di lapangan. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah warga itu ibarat orang tua yang datang menenangkan anaknya saat lagi susah.
Sementara itu, DPRK Yahukimo bersama pemerintah daerah juga masih terus menyalurkan bantuan ke sejumlah titik pengungsian seperti Megapura, Wouma, Mapilima, hingga Wesaput buat memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi.
Meski situasi mulai membaik, masyarakat tetap diimbau menjaga perdamaian dan menahan diri supaya konflik tidak kembali meluas. Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat juga terus mendorong pendekatan damai agar kondisi di Wouma benar-benar kembali aman dan aktivitas warga bisa normal lagi.





