Yahukimo, Papua Pegunungan – Sebuah pesawat perintis milik AMA Aviation dengan nomor registrasi PK-RCY dilaporkan dibakar di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 09.15 WIT.
Berdasarkan informasi awal yang beredar, pesawat tersebut sedang melayani rute penerbangan Wamena–Balinggama–Wamena sebelum insiden terjadi.
Laporan yang dihimpun menyebutkan pesawat diduga dibakar sesaat setelah mendarat di Bandara Ipdeheik oleh kelompok yang disebut-sebut merupakan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, informasi tersebut hingga kini masih menunggu konfirmasi resmi dari aparat berwenang.
Selain pesawat yang terbakar, beredar pula kabar bahwa pilot pesawat yang disebut bernama Capt. Mark dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari aparat keamanan maupun pihak AMA Aviation yang mengonfirmasi identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian.
Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan terhadap operasional penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua.
Dalam beberapa tahun terakhir, pesawat sipil yang melayani distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta transportasi masyarakat di daerah pegunungan beberapa kali menjadi sasaran gangguan keamanan yang berdampak pada pelayanan masyarakat di wilayah terpencil.
Hingga saat ini, aparat TNI-Polri masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.
Pihak berwenang juga masih mengumpulkan informasi mengenai pelaku, kondisi Bandara Ipdeheik setelah kejadian, serta proses evakuasi korban. Seluruh informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari aparat keamanan dan pihak terkait.





