WAMENA– Gengs, alam Papua Pegunungan itu emang cakepnya gak ada obat, kan? Tapi tahu gak sih, selama ini pengawasan hutannya ternyata belom maksimal karena belum ada badan khusus yang jagain di tingkat bawah. Nah, biar paru-paru dunia ini gak rusak dan tetap aesthetic, pemerintah setempat langsung ambil tindakan gercep alias gerak cepat!
Pada hari Sabtu (23/5/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan Provinsi Papua Pegunungan, Kak Lince Kogoya, ngasih tahu langsung di Wamena kalau mereka lagi ngebut nyiapin Surat Keputusan (SK) buat ngebentuk Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di delapan kabupaten sekaligus!
“Kami sejauh ini memang belum ada KPH, sehingga laporan pengawasan hutan belum dilakukan secara maksimal,” curhat Kak Lince ke media. “KPH ini bakal ngebantu banget buat pemerintah provinsi dalam mengelola dan menata kawasan hutan biar jauh lebih rapi.”
So, nantinya KPH ini bakal disebar di 8 kabupaten hits di Papua Pegunungan, mulai dari Jayawijaya, Nduga, Yahukimo, Yalimo, Tolikara, Lanny Jaya, Pegunungan Bintang, sampai Mamberamo Tengah. Mantap banget, kan?
Tujuan dibentuknya KPH ini tuh mulia banget, gengs. Pemerintah pengen ngasih jaminan kalau segala aktivitas di dalam hutan bisa ngasih manfaat yang seimbang, mulai dari segi ekologi (lingkungan), sosial, sampe ekonomi buat masyarakat lokal. Jadi gak ada lagi tuh cerita hutan dirusak oknum gak bertanggung jawab secara ilegal.
Selain itu, dengan adanya KPH, koordinasi buat ngelindungi hutan dari kerusakan bakalan makin kuat dan gak miss communication lagi.
Yuk kita dukung bareng-bareng langkah keren ini! Soalnya, kalau bukan kita yang jaga alam Papua Pegunungan, siapa lagi? Stay green, stay care, dan terus jaga alam kita ya, gengs!





