JAYAPURA –Gengs, tahu gak sih kalau daerah Distrik Muara Tami di Kota Jayapura lagi hype banget? Pertumbuhan penduduk di sana beneran lagi melesat bak roket! Gimana enggak, kawasan perumahan baru lagi menjamur di mana-mana, bikin wilayah ini jadi salah satu spot paling berkembang di Jayapura. Fix sih, makin banyak yang pengen punya aesthetic vibes tinggal di sana.
Tapi eh tapi, di balik ramainya kompleks perumahan baru, ternyata ada masalah yang bikin Pak Wali Kota auto geleng-geleng kepala. Pasalnya, banyak banget warga yang udah asyik settle alias tinggal di perumahan Muara Tami, tapi status kependudukannya masih “gaib”! Alias, mereka belum punya KTP Kota Jayapura atau belum terdaftar sebagai warga lokal. Duh, masa iya raga di Jayapura tapi KTP masih luar daerah? Gak cool banget, kan?
Melihat fenomena ini, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, langsung angkat bicara buat ngasih penegasan yang super serius. Pas hari Sabtu (23/5/2026), beliau ngomong langsung ke Cepos kalau urusan data penduduk itu penting banget dan gak boleh disepelein sesuai tempat tinggal masing-masing.
“Masyarakat yang membeli rumah atau menetap di wilayah Muara Tami wajib memiliki KTP Kota Jayapura atau segera melakukan pindah domisili di wilayah itu,” tegas Pak Abisai Rollo dengan nada serius.
Pak Wali Kota juga ngejelasin kalau tertib administrasi kependudukan (alias gercep urus KTP dan surat pindah) itu krusial banget, gengs. Ini semua demi ngedukung berbagai program pembangunan daerah, mulai dari rencana pelayanan masyarakat, penyediaan infrastruktur, sampai pemenuhan kebutuhan dasar warga biar gak salah sasaran.
Plus, penataan data penduduk ini juga penting banget buat mempercepat program pemekaran wilayah yang lagi digarap serius sama Pemerintah Kota Jayapura sekarang.
So, buat kalian yang baru beli rumah atau udah resmi jadi anak kompleks di Muara Tami, yuk buruan update status kependudukan kalian! Jangan ditunda-tunda lagi biar pelayanan dari pemerintah bisa makin maksimal dan tepat sasaran. Gak mau kan dibilang warga ilegal di rumah sendiri? Stay luv and stay tertib, gengs!





