spot_img
spot_img
HeadlinesTNI Sekarang Disuruh Tanam Jagung dan Kedelai? Tugas Baru Prajurit Ini Bikin...

TNI Sekarang Disuruh Tanam Jagung dan Kedelai? Tugas Baru Prajurit Ini Bikin Publik Heboh

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap tugas baru TNI dalam mendukung swasembada pangan. TNI AD akan fokus menanam padi dan jagung, sementara TNI AL mengurus produksi kedelai.

Must read

JAYAPURA – Ada yang beda dari tugas TNI sekarang. Kalau biasanya identik dengan urusan pertahanan dan keamanan negara, kini prajurit TNI juga bakal ikut turun ke sektor pertanian. Bahkan, mereka punya tugas khusus untuk tanam jagung, padi, JAYAPURA – Ada yang beda dari tugas TNI sekarang. Kalau biasanya identik dengan urusan pertahanan dan keamanan negara, kini prajurit TNI juga bakal ikut turun ke sektor pertanian. Bahkan, mereka punya tugas khusus untuk tanam jagung, padi, sampai kedelai.

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan kalau pembagian tugas itu sudah mulai diterapkan dalam program Batalyon Teritorial Pembangunan. Nantinya, TNI Angkatan Darat (AD) bakal fokus mengurus pertanian seperti padi, jagung, dan palawija. Sedangkan TNI Angkatan Laut (AL) mendapat tugas mengembangkan produksi kedelai.

Menurut Sjafrie, alasan TNI AL fokus ke kedelai karena Indonesia masih sangat bergantung pada impor kedelai dari luar negeri yang jumlahnya mencapai jutaan ton setiap tahun. Ia bahkan menyebut sebagian kedelai impor itu kualitasnya biasa dipakai sebagai pakan ternak di luar negeri.

Karena itu, pemerintah sekarang ingin Indonesia bisa lebih mandiri soal pangan, terutama untuk kebutuhan kedelai yang selama ini jadi bahan utama tahu dan tempe. TNI AL disebut sudah mulai mengembangkan bibit kedelai dengan kualitas lebih baik lewat beberapa kali masa panen.

Program ini juga jadi bagian dari target besar pemerintah menuju swasembada pangan nasional. Kementerian Pertahanan nantinya bakal bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memperkuat produksi pangan di berbagai daerah Indonesia.

Menariknya lagi, batalyon baru yang sedang dibentuk sampai tahun 2029 itu nggak cuma punya kompi pertanian saja. Di dalamnya juga ada kompi peternakan, kompi medis, sampai kompi konstruksi yang nantinya dipakai untuk membantu pembangunan di daerah-daerah.

Kebijakan ini langsung bikin publik ramai di media sosial. Ada yang mendukung karena dianggap bisa membantu ketahanan pangan nasional, tapi ada juga yang mempertanyakan kenapa tugas TNI sekarang makin melebar ke sektor sipil.sampai kedelai.

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan kalau pembagian tugas itu sudah mulai diterapkan dalam program Batalyon Teritorial Pembangunan. Nantinya, TNI Angkatan Darat (AD) bakal fokus mengurus pertanian seperti padi, jagung, dan palawija. Sedangkan TNI Angkatan Laut (AL) mendapat tugas mengembangkan produksi kedelai.

Menurut Sjafrie, alasan TNI AL fokus ke kedelai karena Indonesia masih sangat bergantung pada impor kedelai dari luar negeri yang jumlahnya mencapai jutaan ton setiap tahun. Ia bahkan menyebut sebagian kedelai impor itu kualitasnya biasa dipakai sebagai pakan ternak di luar negeri.

Karena itu, pemerintah sekarang ingin Indonesia bisa lebih mandiri soal pangan, terutama untuk kebutuhan kedelai yang selama ini jadi bahan utama tahu dan tempe. TNI AL disebut sudah mulai mengembangkan bibit kedelai dengan kualitas lebih baik lewat beberapa kali masa panen.

Program ini juga jadi bagian dari target besar pemerintah menuju swasembada pangan nasional. Kementerian Pertahanan nantinya bakal bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memperkuat produksi pangan di berbagai daerah Indonesia.

Menariknya lagi, batalyon baru yang sedang dibentuk sampai tahun 2029 itu nggak cuma punya kompi pertanian saja. Di dalamnya juga ada kompi peternakan, kompi medis, sampai kompi konstruksi yang nantinya dipakai untuk membantu pembangunan di daerah-daerah.

Kebijakan ini langsung bikin publik ramai di media sosial. Ada yang mendukung karena dianggap bisa membantu ketahanan pangan nasional, tapi ada juga yang mempertanyakan kenapa tugas TNI sekarang makin melebar ke sektor sipil.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular