JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akhirnya buka suara soal kerusakan Stadion Lukas Enembe setelah kerusuhan usai laga Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC, bro. Pemprov memastikan bakal menanggung biaya perbaikan fasilitas stadion yang rusak akibat insiden tersebut.
Kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan playoff Liga 2 itu memang bikin banyak fasilitas stadion mengalami kerusakan. Mulai dari kursi tribun, pagar, sampai beberapa bagian area stadion dilaporkan rusak karena aksi massa yang kecewa dengan hasil pertandingan.
Plt Sekda Papua, Derek Hegemur, bilang pemerintah nggak mau kerusakan stadion berlarut-larut karena Stadion Lukas Enembe merupakan aset penting milik masyarakat Papua dan salah satu stadion terbesar di Indonesia timur.
Menurutnya, Pemprov Papua akan segera melakukan pendataan kerusakan dan mempercepat proses perbaikan supaya stadion bisa kembali dipakai untuk kegiatan olahraga dan event besar lainnya.
Meski begitu, pemerintah juga menyayangkan aksi anarkis yang terjadi usai pertandingan. Banyak pihak berharap kejadian serupa nggak terulang lagi karena selain merugikan fasilitas umum, kerusuhan juga mencoreng nama sepak bola Papua.
Sebelumnya, laga Persipura vs Adhyaksa FC memang berlangsung panas karena menentukan nasib promosi ke Liga 1. Kekalahan Persipura membuat sebagian suporter emosional dan situasi berubah chaos di sekitar stadion.
Di media sosial, banyak netizen Papua ikut sedih melihat kondisi Stadion Lukas Enembe yang rusak. Banyak yang bilang stadion megah kebanggaan Papua itu seharusnya dijaga bersama, bukan malah dirusak karena luapan emosi sesaat.
Sementara itu, pemerintah berharap masyarakat dan supporter bisa lebih dewasa dalam mendukung tim kesayangan supaya sepak bola Papua tetap dikenal karena prestasi, bukan kerusuhan.





