PAPUA – Pemerintah Papua Barat Daya lagi serius perang lawan kenaikan harga barang, bro. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Papua Barat Daya resmi meluncurkan program baru bernama SIGERAK buat menekan inflasi dan menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil di masyarakat.
Program SIGERAK ini jadi salah satu langkah pemerintah daerah supaya harga bahan pokok nggak gampang melonjak, apalagi menjelang momen-momen tertentu yang biasanya bikin harga pasar naik drastis.
Sekretaris Daerah Papua Barat Daya, Edison Siagian, bilang kalau pengendalian inflasi penting banget karena berpengaruh langsung ke kondisi ekonomi masyarakat. Menurutnya, kalau harga barang terus naik tanpa kontrol, masyarakat kecil bakal jadi pihak yang paling terdampak.
Lewat SIGERAK, pemerintah bakal memperkuat koordinasi antarinstansi buat memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan stok kebutuhan masyarakat tetap aman. Jadi bukan cuma pantau harga, tapi juga memastikan pasokan barang di pasar tetap tersedia.
Program ini juga melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, distributor, sampai pelaku usaha supaya pengendalian inflasi bisa berjalan lebih maksimal. Karena masalah harga barang nggak bisa diselesaikan sendirian.
Belakangan memang isu inflasi jadi perhatian serius di banyak daerah Indonesia, termasuk Papua Barat Daya. Harga kebutuhan pokok yang sering naik dianggap cukup membebani masyarakat, terutama di wilayah yang biaya distribusi barangnya masih mahal.
Makanya banyak warga berharap program SIGERAK nggak cuma jadi seremoni peluncuran biasa, tapi benar-benar bisa bikin harga bahan pokok lebih stabil dan ekonomi masyarakat jadi lebih aman.





