MERAUKE – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan, untuk menghadiri agenda panen raya padi pada Oktober 2026 mendatang. Kunjungan ini langsung menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan proyek pertanian dan ketahanan pangan nasional di wilayah timur Indonesia.
Rencana kedatangan Presiden dibahas dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Forkopimda, BP3OKP wilayah Papua Selatan, dan Komite Percepatan Pembangunan Papua Selatan yang digelar di Kantor Gubernur Papua Selatan di Salor. Apolo Safanpo memimpin langsung rapat persiapan tersebut.
Awalnya, lokasi panen raya direncanakan berada di lahan padi seluas lima hektare di Kampung Semangga Tiga hingga ujung Kampung Urum. Namun belakangan, pemerintah menerima laporan terbaru bahwa lokasi panen raya Presiden kemungkinan dipindahkan ke kilometer 22 Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Merauke.
Menurut Apolo Safanpo, semua pihak perlu mengetahui detail rencana kunjungan Presiden sejak awal supaya persiapan bisa dilakukan lebih matang. Mulai dari transportasi yang akan digunakan Presiden di lokasi panen, kesiapan sarana-prasarana, sampai dukungan infrastruktur pertanian di kawasan tersebut semuanya sedang dibahas bersama.
Kunjungan Presiden ini juga dianggap penting karena Merauke sedang menjadi salah satu pusat pengembangan pertanian dan lumbung pangan nasional di Papua Selatan. Wilayah seperti Wanam dan Ilwayab beberapa waktu terakhir memang sering menjadi sorotan karena masuk dalam proyek pengembangan sawah dan ketahanan pangan nasional.
Pemerintah daerah berharap kunjungan Presiden nantinya bisa memberi semangat baru bagi sektor pertanian di Papua Selatan sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung bagi masyarakat setempat. Banyak warga juga berharap proyek pertanian besar di Merauke benar-benar membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.





