PUNCAK – Penyaluran dana kampung di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, kembali dilanjutkan. Sebanyak 154 kepala kampung datang ke Ilaga untuk mengikuti proses pencairan dana kampung dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI-Polri.
Proses penyaluran berlangsung pada Selasa (18/8/2026) melalui Bank Papua Cabang Ilaga.
Sejak pagi, para kepala kampung bersama bendahara terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan verifikasi kelengkapan dokumen di halaman Kantor Bappeda Kabupaten Puncak.
Setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap, para kepala kampung dan bendahara kemudian diarahkan menuju Bank Papua Cabang Ilaga untuk melanjutkan proses pencairan dana.
Akses Lokasi Pencairan Diperketat
Dalam proses pencairan kali ini, akses menuju lokasi dibatasi cukup ketat. Hanya pihak yang berkepentingan yang diperbolehkan masuk, yakni kepala distrik, kepala kampung, bendahara serta pendamping kampung.
Pihak lain tidak diperkenankan masuk ke area pencairan.
Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan proses verifikasi hingga pencairan dana kampung berjalan aman dan tidak mengalami gangguan.
Pengamanan di sekitar lokasi juga diperkuat dengan personel gabungan TNI-Polri.
Hingga proses penyaluran berlangsung, kondisi di Ilaga, khususnya di sekitar lokasi pencairan dana kampung, dilaporkan aman dan kondusif.
Penyaluran Berlanjut Setelah HUT RI
Penyaluran kepada 154 kepala kampung tersebut merupakan kelanjutan dari proses pencairan dana kampung yang sebelumnya sudah diberikan kepada sebagian kampung di Kabupaten Puncak.
Pemerintah Kabupaten Puncak sebelumnya telah memastikan bahwa kampung-kampung yang belum menerima dana akan tetap mendapatkan penyaluran setelah rangkaian upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Ilaga selesai dilaksanakan.
Dengan kembali berjalannya proses pencairan ini, pemerintah berharap dana kampung dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di masing-masing kampung di Kabupaten Puncak.





