spot_img
spot_img
HeadlinesMakan MBG Berujung Muntah-Muntah, 11 Anak dan Guru Dilarikan ke Puskesmas Depapre

Makan MBG Berujung Muntah-Muntah, 11 Anak dan Guru Dilarikan ke Puskesmas Depapre

Belasan anak dan seorang guru di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis pada Selasa (4/8/2026) dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Depapre.

Must read

Jayapura – Sejumlah anak dari beberapa kampung di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Selasa sore (4/8/2026) dan langsung mendapat penanganan dari tenaga medis di Puskesmas Depapre.

Kepala Distrik Depapre, Alva Tamaela, membenarkan adanya laporan dugaan keracunan tersebut. Ia mengatakan pemerintah distrik telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Depapre untuk memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis.

Menurut Alva, hingga Selasa (4/8/2026), sekitar 11 orang dilaporkan menjalani perawatan akibat diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.

“Anak-anak yang dirawat berasal dari Kampung Wanya, Tablasupa, Nusu, Dormena, dan Kendate. Saat ini mereka sedang ditangani tenaga medis karena mengalami muntah-muntah dan buang air,” jelas Alva.

Ia juga mengungkapkan jumlah pasien masih berpotensi bertambah. Pasalnya, masih ada warga dari Kampung Dormena dan Yepase yang mengalami kendala transportasi untuk menuju Puskesmas Depapre.

Berdasarkan data sementara, pasien yang menjalani perawatan berasal dari beberapa kampung, yakni Kendate sebanyak satu orang, Tablanusu satu orang, Waya empat orang, Tablasupa empat orang, dan Yepase satu orang.

Korban yang diduga terdampak terdiri dari berbagai kelompok, mulai dari 2 siswa PAUD, 2 siswa SD, 5 siswa SMP, seorang guru asal Kampung Kendate, serta seorang anak dari Kampung Yepase.

Petugas kesehatan masih terus melakukan observasi terhadap kondisi para pasien sambil menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Pemerintah setempat juga terus memantau perkembangan situasi guna memastikan seluruh warga yang terdampak memperoleh pelayanan medis yang dibutuhkan.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular